BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Sebuah mobil pikap mengalami kecelakaan tunggal setelah terbakar hebat hingga terjun ke saluran drainase di Jalan Ir. Purnomo Sidi, Lingkungan Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026) pagi.
Insiden tersebut menyebabkan kendaraan dengan nomor polisi Z 1919 TL hangus terbakar. Sementara pengemudi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.40 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, kendaraan saat itu sedang melaju dari arah barat menuju timur dengan tujuan mengisi bahan bakar.
Namun ketika tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul api dari bagian mesin kendaraan yang kemudian dengan cepat membesar.
“Informasi dari warga, titik api tiba-tiba muncul dari bagian mesin mobil. Namun untuk penyebab pastinya masih belum diketahui,” ujar Aam saat dikonfirmasi.
Kobaran api yang muncul secara mendadak diduga membuat pengemudi panik hingga kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikannya.
Akibatnya, mobil pikap keluar jalur dan terperosok ke saluran drainase di tepi jalan dalam kondisi masih terbakar.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berupaya memberikan bantuan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Mendapat laporan kejadian, UPTD Damkar Kota Banjar langsung menerjunkan satu unit armada beserta personel ke lokasi untuk melakukan penanganan dan proses pendinginan.
Menurut Aam, saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah mulai mengecil karena sebagian besar kendaraan telah hangus terbakar. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Penanganan kebakaran dibantu TNI dan warga. Kami melakukan pendinginan karena saat tiba di lokasi kondisi api sudah mulai padam dan kendaraan sudah hangus terbakar,” jelasnya.
Selain proses pemadaman, petugas juga melakukan pengamanan area sekitar lokasi kejadian untuk mencegah risiko lanjutan dan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman.
Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil pick up mengalami luka-luka. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran dan kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan.
Aam memperkirakan kerugian materi akibat peristiwa itu mencapai sekitar Rp25 juta. “Pengendara mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta,” pungkasnya.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya api dari bagian mesin kendaraan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.