Ikuti Kami :

Disarankan:

OJK Tasikmalaya Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung

Rabu, 25 Februari 2026 | 19:19 WIB
OJK Tasikmalaya Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung
OJK Tasikmalaya Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat melalui kegiatan Tabligh Akbar dan Edukasi Keuangan Syariah yang digelar di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (25/2/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat melalui kegiatan Tabligh Akbar dan Edukasi Keuangan Syariah yang digelar di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan secara masif di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah yang aman serta berada di bawah pengawasan OJK.

Tabligh Akbar GERAK Syariah di Kota Tasikmalaya diikuti lebih dari 5.000 jamaah Majelis Taklim Masjid Agung (MTMA) Kota Tasikmalaya. Mayoritas peserta merupakan perempuan dan ibu rumah tangga, yang menjadi salah satu prioritas sasaran edukasi keuangan OJK pada tahun 2026.

Tingginya antusiasme jamaah menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pemahaman pengelolaan keuangan syariah yang praktis dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengatur pendapatan rumah tangga, perencanaan kebutuhan, hingga pemilihan produk keuangan yang sesuai prinsip syariah.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan dengan berpegang pada prinsip 2L (Legal dan Logis). Menurutnya, masyarakat harus memastikan legalitas lembaga jasa keuangan sebelum menggunakan produk atau layanan tertentu. Selain itu, masyarakat juga perlu bersikap rasional dan tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi maupun pinjaman yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.

“Di era digital, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga data pribadi. Jangan mudah memberikan atau menyebarkan informasi pribadi seperti KTP, KK, nomor rekening, PIN, password, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak jelas. Penyalahgunaan data pribadi dapat memicu berbagai risiko kejahatan keuangan,” ujar Nofa.

Imbauan ini sejalan dengan meningkatnya kasus penipuan berbasis digital yang menyasar masyarakat melalui pesan singkat, media sosial, hingga aplikasi perpesanan. Dalam kesempatan tersebut, OJK Tasikmalaya juga menyampaikan edukasi terkait pelindungan konsumen sektor jasa keuangan.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi aktivitas keuangan ilegal atau mengalami permasalahan dengan lembaga jasa keuangan. Layanan pengaduan dapat diakses melalui WhatsApp Layanan OJK di nomor 081-157-157-157 atau dengan datang langsung ke Kantor OJK Tasikmalaya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam memastikan perlindungan konsumen dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, khususnya di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

Tabligh Akbar turut menghadirkan mubaligh K.H. Abdurrahman Yuri Ramdho Ganendra (Aa Deda) yang menyampaikan tausiyah bertema Mengatur Keuangan Orang Beriman. Dalam ceramahnya, Aa Deda menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanah, menciptakan keseimbangan hidup, serta bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Ia juga menekankan bahwa pengaturan keuangan yang bijak menjadi salah satu upaya meraih keberkahan dalam kehidupan dan ibadah. Pesan tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang memenuhi area Masjid Agung, menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dapat dikemas selaras dengan nilai-nilai keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DSN-MUI Kota Tasikmalaya dan Ketua Majelis Taklim Masjid Agung Kota Tasikmalaya sebagai wujud sinergi antara OJK, lembaga keagamaan, dan komunitas masyarakat dalam memperkuat ekosistem literasi keuangan syariah di daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan syariah, terutama di kalangan perempuan dan ibu rumah tangga yang memiliki peran strategis dalam mengatur keuangan keluarga.

Melalui pendekatan berbasis komunitas dan keagamaan, OJK Tasikmalaya berharap pesan literasi keuangan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, OJK Tasikmalaya akan terus memperluas implementasi GERAK Syariah melalui program edukasi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat Tasikmalaya yang cerdas finansial, terlindungi dari risiko kejahatan keuangan, serta berdaya secara ekonomi. Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan syariah, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami produk keuangan berbasis syariah, tetapi juga mampu merencanakan keuangan secara matang, mengendalikan pengeluaran, serta memanfaatkan layanan jasa keuangan yang aman dan diawasi secara resmi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement