Ikuti Kami :

Disarankan:

Olah TKP Kasus Pecah Kaca di Nagarawangi Tasikmalaya, Polisi Sisir CCTV Kejar Pencuri ECU

Jumat, 04 September 2026 | 16:01 WIB
Olah TKP Kasus Pecah Kaca di Nagarawangi Tasikmalaya, Polisi Sisir CCTV Kejar Pencuri ECU
Olah TKP Kasus Pecah Kaca di Nagarawangi Tasikmalaya, Polisi Sisir CCTV Kejar Pencuri ECU. Foto: Kristian.

Tim gabungan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung menggelar olah TKP dan mengumpulkan rekaman CCTV guna mengusut kasus pecah kaca mobil paket di Jalan Nagarawangi, Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026). Polisi menduga pelaku merupakan spesialis lantaran mengincar komponen vital Engine Control Unit (ECU) bernilai lebih dari Rp6 juta.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Jajaran kepolisian dari Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Pamapta I, dan Polsek Cihideung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan pencurian bermodus pecah kaca mobil di Jalan Nagarawangi, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026).

Insiden yang menyasar mobil pengangkut paket yang terparkir di pinggir jalan tersebut diperkirakan diketahui sekira pukul 07.00 WIB. Pelaku mengincar dan mengondol komponen vital kendaraan berupa Engine Control Unit (ECU).

Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, membenarkan kejadian tersebut setelah mengecek langsung ke lokasi bersama tim gabungan.

"Menerima laporan dari warga, kami langsung ke lokasi dan ternyata benar terjadi aksi pecah kaca mobil. Barang yang hilang adalah ECU atau otak dari mesin kendaraan," ujar Ipda Jonih di lokasi kejadian, Jumat (4/9/2026).

Ipda Jonih menduga pelaku sudah spesialis dan berpengalaman dalam melancarkan aksi pencurian sparepart kendaraan. Pelaku mengincar komponen yang relatif mudah dilepas namun memiliki nilai jual kembali yang cukup tinggi.

"Bagi masyarakat awam mungkin terlihat tidak berharga, tetapi pelaku diduga sudah ahli sehingga tahu persis bahwa ECU itu nilainya tinggi, bisa mencapai lebih dari Rp6 juta," jelasnya.

Saat ini kepolisian telah mengumpulkan bukti petunjuk, memeriksa sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian, serta mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV).

"Kami saat ini fokus melakukan olah TKP dengan harapan ada jejak penjahat yang tertinggal. Kami juga menyisir dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi terduga pelaku," pungkas Ipda Jonih.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement