Ikuti Kami :

Disarankan:

Opsih 30 Menit Tiap Selasa, Disbudpora Ciamis Dorong Budaya Bersih di Lingkungan Kerja

Kamis, 16 April 2026 | 13:36 WIB
Opsih 30 Menit Tiap Selasa, Disbudpora Ciamis Dorong Budaya Bersih di Lingkungan Kerja
Opsih 30 Menit Tiap Selasa, Disbudpora Ciamis Dorong Budaya Bersih di Lingkungan Kerja. Foto: Istimewa/Kolase

Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat terus diperkuat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis melalui kegiatan Operasi Bersih (Opsih) yang rutin dilaksanakan setiap hari Selasa.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat terus diperkuat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis melalui kegiatan Operasi Bersih (Opsih) yang rutin dilaksanakan setiap hari Selasa.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Ciamis dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang mendorong terciptanya budaya hidup bersih di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Pelaksanaan Opsih dilakukan selama 30 menit sebelum aktivitas perkantoran dimulai, diawali setelah apel pagi.

Seluruh pegawai Disbudpora terlibat aktif membersihkan area kantor hingga lingkungan venue yang berada di bawah pengelolaan instansi tersebut.

Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiyana, menegaskan bahwa kegiatan Opsih bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang sehat dan produktif.

“Opsih ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, bersih, dan sehat. Kami ingin kebersihan menjadi budaya yang melekat, bukan sekadar kewajiban sesaat,” ujarnya. Kamis (16/4/2026)

Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, sejumlah fasilitas dan venue yang dikelola Disbudpora kerap dimanfaatkan publik untuk berbagai aktivitas.

“Ketika lingkungan bersih dan tertata, masyarakat juga akan merasa lebih nyaman. Ini tentu akan berdampak pada kualitas pelayanan yang kami berikan,” jelas Dian.

Ia menambahkan, konsistensi pelaksanaan Opsih juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi instansi lain maupun masyarakat luas dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti di internal saja, tetapi bisa menginspirasi masyarakat. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan manfaatnya akan kembali kepada kita semua,” tegasnya.

Melalui kegiatan Opsih yang dilakukan secara rutin, Dian berharap dapat menumbuhkan budaya bersih yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah di Kabupaten Ciamis.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement