OJK Tasikmalaya dan TPAKD Garut Perkuat UMKM Melalui Program Desa EKI di Tepas Papandayan
OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Garut memperkuat UMKM melalui Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Tepas Papandayan.
Disarankan:
Lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat, pada momen libur Lebaran 2026 memicu sejumlah insiden. Salah satunya anggota keluarga terpisah di tengah keramaian.
PANGANDARAN, NewsTasikmalaya.com - Lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat, pada momen libur Lebaran 2026 memicu sejumlah insiden. Salah satunya anggota keluarga terpisah di tengah keramaian. Puluhan wisatawan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dilaporkan terpisah dengan rombongan mereka saat beraktivitas di area pantai.
Memasuki hari keempat Lebaran, Pantai Barat Pangandaran dipenuhi ribuan pengunjung yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata. Namun, keramaian ini mengakibatkan lebih dari 40 anak di bawah umur sempat dilaporkan hilang dari pengawasan orang tua saat bermain di tepi pantai.
Tidak hanya anak-anak, wisatawan dewasa juga mengalami kejadian serupa. Salah satunya dialami Rohansah, pengunjung asal Cimahi, yang kehilangan adiknya di sekitar Pos 3 Pantai Barat saat berenang bersama keluarga.
“Tadi saya sama keluarga lagi berenang di depan Pos 3 Pantai Barat. Kronologinya, jadi adik saya bernama Rizal itu sedang nyari adik saya yang kedua. Pas adik saya yang kedua sudah kembali, tapi Rizal tidak kembali lagi. Saat ini saya sementara masih mencari, dan melaporkan kepada petugas yang berpatroli,” ujar Rohansah, Selasa (24/3/2026).
Menanggapi situasi tersebut, Polres Pangandaran langsung bergerak cepat. Petugas yang berjaga di sejumlah pos pemantauan secara intensif mengumumkan ciri-ciri wisatawan yang terpisah melalui pengeras suara untuk mempercepat proses pencarian.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan, sebagian besar laporan berhasil ditangani dengan baik dan para wisatawan yang terpisah dapat kembali berkumpul dengan keluarga mereka.
“Karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, memang ada beberapa laporan yang anaknya terpisah dengan orang tuanya. Dan Alhamdulillah dari banyaknya laporan, sejauh ini mereka dapat kembali bertemu setelah kami melakukan upaya dengan mengumumkan identitas atau ciri-ciri korban melalui pengeras suara,” jelasnya.
Selain itu, pengamanan juga diperketat dengan melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, hingga penjaga pantai. Mereka disiagakan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi potensi insiden serupa.
Upaya pencegahan juga dilakukan dengan pemasangan tambahan rambu peringatan, termasuk bendera merah di sejumlah titik rawan sepanjang garis pantai. Langkah ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan wisatawan terhadap potensi bahaya di laut.
Petugas pun mengimbau para orang tua dan pengunjung agar lebih waspada selama berlibur. Pengawasan terhadap anak-anak dan anggota keluarga dinilai menjadi kunci utama agar momen liburan tetap aman dan menyenangkan di tengah padatnya kunjungan wisatawan.
OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Garut memperkuat UMKM melalui Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Tepas Papandayan.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.