Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Tasikmalaya Cari Solusi Kreatif Hadapi Pemotongan Dana Rp219 Miliar oleh Pemerintah Pusat

Senin, 13 Oktober 2025 | 16:20 WIB
Watermark
Pemkot Tasikmalaya Cari Solusi Kreatif Hadapi Pemotongan Dana Rp219 Miliar oleh Pemerintah Pusat. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp219 miliar oleh pemerintah pusat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp219 miliar oleh pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra menyebut, pihaknya akan melakukan inventarisasi ulang seluruh kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan program prioritas tetap berjalan meski terjadi penyesuaian anggaran.

Menurut Diky, langkah penyesuaian anggaran ini telah dibahas dalam rapat pimpinan di Ruang VVIP Bale Kota, Senin (13/10/2025).

“Kita harus melihat mana kegiatan yang tidak dibiayai, lalu sekreatif mungkin dicarikan solusinya agar tetap bisa berjalan,” ujar Diky.

Ia menegaskan, salah satu upaya utama untuk menekan dampak pemotongan anggaran adalah dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah akan mengoptimalkan sumber PAD yang sudah ada serta menggali potensi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pola APBD Tasikmalaya ini mirip dengan Kota Cimahi, tapi wilayah dan jumlah kelurahannya jauh lebih besar. Jadi, sangat layak untuk terus diperjuangkan,” jelas Diky.

Meski demikian, Diky belum dapat memastikan dampak langsung pemotongan dana tersebut terhadap tunjangan maupun belanja pegawai.

“Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tasikmalaya saat ini sedang memetakan pos-pos yang berpotensi dirasionalisasi. Kita tunggu dulu hasil sinkronisasi dari masing-masing OPD,” ungkapnya.

Diky berharap seluruh OPD tetap solid dan berinovasi dalam menjalankan program kerja, meskipun kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan akibat kebijakan nasional tersebut.

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement