HMI Cabang Tasikmalaya Buka Pos Pengaduan dan Bantuan Hukum Gratis untuk Warga
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya membuka posko pengaduan dan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Disarankan:
Pemerintah Kota Tasikmalaya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga Kampung Cibatu dan Kampung Bengkok, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, terkait kondisi jalan rusak yang telah belasan tahun tak kunjung diperbaiki.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kota Tasikmalaya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga Kampung Cibatu dan Kampung Bengkok, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, terkait kondisi jalan rusak yang telah belasan tahun tak kunjung diperbaiki.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten Daerah (Asda) III, Asep Maman Permana, saat menerima audiensi perwakilan warga pada Selasa (29/4/2025) siang di Aula Bale Kota. Audiensi digelar setelah sebelumnya puluhan warga dari dua kampung tersebut melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bale Kota.
“Pemerintah akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi jalan rusak bersama DPUTR, Satpol PP, serta pihak kecamatan dan kelurahan. Setelah itu, kami akan bahas penanganan teknis dan non-teknisnya,” ujar Asep.
Ia mengungkapkan, terdapat dua poin utama dari aspirasi warga, yakni tuntutan perbaikan jalan serta keluhan terhadap lalu lintas truk tambang pasir yang menyebabkan polusi dan diduga memperparah kerusakan jalan.
“Kami akan upayakan semaksimal mungkin agar proses perbaikannya bisa segera dilaksanakan,” tambahnya.
Dalam audiensi tersebut, warga yang diwakili Hasbi Asidqi, menegaskan bahwa kerusakan jalan sepanjang lebih dari 5 kilometer di wilayah mereka sudah berlangsung selama 15 tahun. Ia berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
“Kami ingin perbaikan yang benar, konstruksi aspalnya harus kuat karena jalan ini dilewati kendaraan berbobot besar. Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga,” kata Hasbi, yang turut didampingi Ketua LBH BAPEKSI.
Hasbi juga menjelaskan bahwa permintaan perbaikan jalan sebenarnya sudah berulang kali disampaikan dalam forum Musrenbang tingkat kecamatan, namun belum mendapat tindak lanjut nyata dari pemerintah.
Terkait polemik penggunaan jalan oleh truk tambang pasir pasca perbaikan, Hasbi mengatakan hal itu akan dibicarakan lebih lanjut bersama warga lain, mengingat sebagian masyarakat juga menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.
“Untuk sementara, fokus kami sekarang adalah perbaikan jalan dulu,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan warga dari Kampung Cibatu dan Bengkok menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bale Kota Tasikmalaya. Mereka menyampaikan protes atas jalan rusak yang belum diperbaiki selama belasan tahun. Dalam aksinya, warga membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan perbaikan jalan serta sempat memblokir jalan sebagai bentuk kekecewaan.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya membuka posko pengaduan dan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya mengonfirmasi adanya dua gugatan yang telah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya. Gugatan tersebut berasal dari pasangan calon nomor urut 01 dan 03.
Mall Plaza Asia Tasikmalaya kembali menggelar Lomba Lagu Pop Indonesia yang akan dilaksanakan pada Minggu, 25 Mei 2025, mulai pukul 10.00 WIB di area Food Court Plaza Asia. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar untuk menampung dan mengembangkan bakat menyanyi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.