Ikuti Kami :

Disarankan:

Pengendara Motor Meninggal Mendadak di Simpang Tugu Kujang Tasikmalaya, Diduga Akibat Riwayat Penyakit

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:10 WIB
Pengendara Motor Meninggal Mendadak di Simpang Tugu Kujang Tasikmalaya, Diduga Akibat Riwayat Penyakit
Pengendara Motor Meninggal Mendadak di Simpang Tugu Kujang Tasikmalaya, Diduga Akibat Riwayat Penyakit. Foto: Istimewa

Seorang pengendara sepeda motor bernama Maman (52), warga Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, meninggal dunia setelah terjatuh saat melintas di Simpang Empat Tugu Kujang, Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia secara mendadak setelah terjatuh dari kendaraannya di kawasan Simpang Empat Tugu Kujang, Jalan Tubagus Abdullah, Kampung Cimerak, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Maman (52) seorang buruh harian lepas warga Kampung Gunung Salem, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Menindaklanjuti laporan warga, personel Polres Tasikmalaya Kota yang dipimpin Pamapta I Ipda Jonih Jonansa, didampingi Pawas Ipda Dian Fardiansyah, bersama anggota Unit Inafis, Unit Reskrim, dan Polsek Cibeureum langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta I Ipda Jonih Jonansa menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Suparman, korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Blade Repsol seorang diri dari arah Kampung Cimerak menuju Jalan Lingkar Utara (Jalan Baru) Purbaratu.

"Saksi berada tepat di belakang kendaraan korban. Saat tiba di Simpang Empat Tugu Kujang, korban tiba-tiba terjatuh sendiri dari sepeda motor yang dikendarainya," ujar Ipda Jonih.

Menurut saksi, sesaat setelah terjatuh, korban terlihat mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan suara mengorok. Tidak lama kemudian korban tidak lagi menunjukkan tanda-tanda pergerakan.

Melihat kondisi tersebut, saksi bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi dengan memindahkan korban ke atas trotoar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sebelum melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Petugas kemudian membawa korban ke kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Menurut hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan luka-luka pada tubuh korban yang mengarah pada tindak kekerasan maupun kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian," jelas Ipda Jonih.

Petugas juga menemukan tiga jenis obat di saku celana korban, yakni obat lambung, obat nyeri dada, dan obat batuk. Selain itu, seluruh barang milik korban masih lengkap dan tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal.

Awalnya identitas korban sempat tidak diketahui karena tidak membawa kartu identitas. Namun berkat proses identifikasi menggunakan alat pemindai sidik jari milik Unit Inafis, identitas korban akhirnya berhasil diketahui.

Setelah identitas korban terungkap, pihak keluarga segera dihubungi dan datang ke kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo.

Dari keterangan keluarga, sehari sebelum kejadian atau pada Sabtu (20/6/2026), korban sempat dibawa berobat oleh anaknya ke dokter karena mengeluhkan nyeri di bagian dada.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi serta keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun dan memiliki riwayat penyakit tertentu.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan autopsi tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disampaikan kepada pihak kepolisian.

Polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement