Ikuti Kami :

Disarankan:

Geger, Seorang Lansia di Mangkubumi Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Umum

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:09 WIB
Geger, Seorang Lansia di Mangkubumi Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Umum
Geger, Seorang Lansia di Mangkubumi Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Umum. Foto: Istimewa

Seorang perempuan lanjut usia bernama Een Hendrayani (64) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur umum di Kampung Babakan Domba, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur umum yang berada di Kampung Babakan Domba, RT 004 RW 001, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026).

Korban diketahui bernama Een Hendrayani (64), warga setempat yang sehari-hari tinggal seorang diri di kediamannya.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polres Tasikmalaya Kota yang dipimpin Pamapta I Ipda Jonih Jonansa, didampingi Pawas Ipda Dian Fardiansyah, SH, bersama anggota Unit Inafis, Unit Reskrim, dan Polsek Mangkubumi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta I Ipda Jonih Jonansa menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Iis Sumarni, sekitar pukul 09.40 WIB.

Menurut keterangan saksi, saat melintas di area sumur umum yang biasa digunakan warga untuk mencuci pakaian dan kebutuhan sehari-hari, ia melihat korban dalam kondisi mengambang dengan posisi telungkup di dalam sumur.

"Setelah melihat korban berada di dalam sumur, saksi langsung meminta bantuan warga lainnya untuk melakukan evakuasi dan melaporkan kejadian tersebut," ujar Ipda Jonih.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, diketahui korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.30 WIB sumur tersebut masih digunakan warga untuk mencuci pakaian dan tidak ditemukan hal mencurigakan.

Polisi juga memperoleh informasi dari pihak keluarga bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan yang telah lama dideritanya.

"Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumahnya," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban terjatuh ke dalam sumur saat sedang melakukan aktivitas mencuci pakaian seorang diri setelah penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.

Adapun sumur tempat ditemukannya korban merupakan sumur sumber mata air atau sendang dengan ukuran sekitar 3 meter x 3 meter dan kedalaman air kurang lebih 3,5 meter.

"Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korban tercebur ke dalam sumur akibat penyakit yang dideritanya kambuh. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tambah Ipda Jonih.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki riwayat penyakit tertentu, agar selalu mendapat pendampingan keluarga saat melakukan aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan demi menghindari kejadian serupa.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement