Ikuti Kami :

Disarankan:

Penggali Sumur Hilang di Jahiang Salawu Tasikmalaya, Basarnas Terjunkan Tim Rescue Evakuasi

Selasa, 29 September 2026 | 22:24 WIB
Penggali Sumur Hilang di Jahiang Salawu Tasikmalaya, Basarnas Terjunkan Tim Rescue Evakuasi
Penggali Sumur Hilang di Jahiang Salawu Tasikmalaya, Basarnas Terjunkan Tim Rescue Evakuasi.

Basarnas Pos SAR Tasikmalaya terjunkan tim rescue cari Amin (63), penggali sumur yang hilang di Desa Jahiang, Salawu (29/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung melalui Pos SAR Tasikmalaya menerjunkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang pekerja yang dilaporkan hilang saat menggali sumur di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).

Korban diketahui bernama Amin (63). Berdasarkan laporan resmi yang diterima Basarnas, korban terakhir kali terlihat tengah bekerja menggali sumur sekitar pukul 14.00 WIB. Namun hingga laporan diterima pada pukul 19.00 WIB, korban tak kunjung kembali dan keberadaannya belum diketahui.

Dugaan kuat korban terperosok atau tertimbun di dalam sumur muncul setelah ditemukannya sejumlah perkakas, benda, serta pecahan bagian beton penutup sumur yang berada di dalam lubang sumur tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., menegaskan pihaknya bergerak cepat merespons laporan darurat tersebut dengan mengerahkan armada dari Pos SAR Tasikmalaya.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya dan perangkat Desa Jahiang. Selanjutnya, satu tim rescue kami berangkat menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR dan melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Ade Dian Permana, Selasa (29/9/2026) malam.

Tim rescue Pos SAR Tasikmalaya diberangkatkan tepat pukul 19.10 WIB menggunakan satu unit Rescue Car. Jarak tempuh menuju lokasi kejadian di Desa Jahiang berkisar 12 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 30 menit.

Tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 19.40 WIB. Untuk menunjang proses evakuasi di ruang terbatas (confined space), personel memboyong sejumlah peralatan khusus, antara lain peralatan Palsar CSR (Confined Space Rescue), peralatan HART (High Angle Rescue Technique), alat komunikasi, serta Alat Pelindung Diri (APD) personal.

Secara teknis, titik lokasi kejadian berada pada koordinat 7°23'22.5"S 108°00'44.7"E, berjarak lurus sekitar 10,33 kilometer dengan radial 272,99° dari Pos SAR Tasikmalaya.

Sebanyak 5 personel Basarnas Pos SAR Tasikmalaya dikerahkan pada tahap awal operasi ini untuk melakukan asesmen kondisi medan, mengukur kadar gas beracun jika ada, serta menentukan strategi evakuasi yang aman bagi korban dan tim penolong.

Menyikapi insiden ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung mengimbau warga agar senantiasa mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat beraktivitas di dalam sumur atau ruang bawah tanah yang berpotensi memiliki risiko tinggi. Pihak Basarnas memastikan akan terus memperbarui informasi perkembangan operasi SAR di lapangan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement