TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH Tasikmalaya) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Nasional GG Lestari 2026 yang digelar di kawasan Wisata Pasir Datar Gunung Galunggung, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.
GG Lestari merupakan gerakan penanaman pohon skala nasional yang diinisiasi oleh Green Generation Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam pelestarian lingkungan sekaligus penguatan peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan hutan.
Kegiatan GG Lestari 2026 di Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan pada Sabtu (3/1/2026). Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman sebanyak 320 pohon, yang terdiri dari 65 pohon manglid (Manglietia glauca), 225 pohon kopi (Coffea sp.), dan 30 pohon alpukat (Persea americana).
Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis dan ekonomis, serta dinilai mampu mendukung keberlanjutan fungsi kawasan hutan sekaligus kawasan wisata alam Gunung Galunggung.
Kegiatan penanaman ini melibatkan lebih dari 100 relawan dari berbagai wilayah di Tasikmalaya. Tingginya partisipasi relawan mencerminkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Sebagai bentuk dukungan langsung, jajaran Perhutani KPH Tasikmalaya turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Administratur KPH Tasikmalaya Danu Prasetyo, Wakil Administratur KSKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman, serta Asisten Perhutani KBKPH Tasikmalaya beserta jajaran.
Administratur KPH Tasikmalaya Danu Prasetyo menyampaikan bahwa Perhutani menyambut baik kolaborasi dengan Green Generation Indonesia, terlebih kegiatan penanaman dilakukan di kawasan wisata alam yang memiliki fungsi lindung, edukatif, dan sosial ekonomi.
“Penanaman manglid, kopi, dan alpukat di kawasan Wisata Pasir Datar Gunung Galunggung ini diharapkan dapat memperkuat fungsi ekologis kawasan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Perhutani terus mendorong sinergi dengan komunitas dan generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan,” ujar Danu dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (5/1/2026).
Sementara itu, Project Leader GG Lestari 2026 Kabupaten Tasikmalaya, Agam Nurkholik, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani KPH Tasikmalaya dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perum Perhutani KPH Tasikmalaya atas kolaborasi yang terjalin. Melalui GG Lestari 2026 ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan peran aktif generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, sehingga tercipta kolaborasi berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ungkap Agam.
Kegiatan GG Lestari 2026 ini diharapkan menjadi pemicu berkelanjutan dalam memperkuat kolaborasi antara Perum Perhutani, komunitas lingkungan, dan generasi muda dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, khususnya di wilayah Gunung Galunggung. Selain itu, kegiatan ini juga mempertegas peran hutan sebagai penyangga kehidupan, sarana edukasi lingkungan, serta bagian penting dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tasikmalaya.