TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Masjid Agung Kota Tasikmalaya menjadi pusat kekhusyukan umat Islam dalam gelaran Tarawih Bersama, Tabligh Akbar, dan Tadarus Al-Qur'an dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah, Jumat (6/3/2026) malam.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi ajang penguatan solidaritas sosial melalui penyaluran berbagai bantuan keagamaan dan kemanusiaan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang hadir. Ia menilai kehadiran masyarakat merupakan bukti nyata kecintaan terhadap Al-Qur'an dan semangat kebersamaan dalam menghidupkan bulan suci Ramadan.
Viman menegaskan komitmen pemerintah dalam melahirkan generasi cerdas berakhlak mulia melalui program unggulan keagamaan.
"Keinginan kami adalah melahirkan generasi Qurani yang kuat secara akhlak dan intelektual. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota, yaitu One Kelurahan One Hafidz (OKOH), yang menargetkan minimal satu penghafal Al-Qur'an di setiap kelurahan di Kota Tasikmalaya," ujar Viman.
Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam peringatan Nuzulul Qur'an kali ini disalurkan berbagai bantuan yang berkolaborasi dengan BAZNAS dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:
* Penyaluran Sembako Massal: Sebanyak 12.500 paket semako (Kolaborasi BAZNAS x Mayasari) didistribusikan ke 69 kelurahan, dengan alokasi 175 paket per kelurahan.
* Santunan Anak Yatim: Penyaluran santunan untuk 300 anak yatim piatu bekerja sama dengan Perusahaan Katsae (100 anak) dan Tasco (200 anak).
* Dukungan Pendidikan: Pemberian beasiswa perguruan tinggi untuk 17 mahasiswa berprestasi dan membutuhkan.
* Bantuan Operasional Lembaga Keagamaan: Penyaluran dana operasional total Rp90 juta serta 375 paket sembako tambahan yang dibagikan kepada 10 kecamatan, 4 ormas Islam, dan Masjid Agung. Setiap titik menerima bantuan operasional Rp4 juta untuk DKM/Pondok Pesantren.
Viman berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kota Tasikmalaya.
"Ini adalah wujud nyata kolaborasi Pemkot Tasikmalaya dengan pihak swasta dan seluruh stakeholder untuk mewujudkan Tasik Maju yang inklusif dan religius," pungkasnya.