2 Kebakaran Lahan Terjadi dalam Semalam di Kota Tasikmalaya, Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Kedua peristiwa diduga dipicu oleh pembakaran sampah dan daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Disarankan:
Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Kota Tasikmalaya menjalin silaturahmi sekaligus membangun kerja sama dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya, Rabu (11/2/2026) siang.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Kota Tasikmalaya menjalin silaturahmi sekaligus membangun kerja sama dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya, Rabu (11/2/2026) siang.
Kunjungan yang berlangsung di Kantor UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Kecamatan Kawalu, tersebut disambut langsung oleh Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, beserta jajaran.
Pertemuan itu menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, khususnya melalui edukasi serta pendampingan kasus kekerasan di Kota Tasikmalaya.
Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, mengapresiasi langkah KOPRI PMII yang berinisiatif menjalin komunikasi dan koordinasi lintas organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan dari teman-teman KOPRI PMII untuk bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi terkait rencana kegiatan bersama,” ujar Epi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ia menegaskan, UPTD PPA terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, guna memperkuat perlindungan berbasis komunitas.
“Salah satu fokus yang dibahas adalah kolaborasi dalam penyelenggaraan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami siap bersinergi dalam berbagai program ke depan,” tambahnya.
Keterlibatan organisasi mahasiswa seperti KOPRI PMII dinilai strategis karena memiliki jaringan kader di berbagai kampus dan komunitas. Hal ini dapat menjadi kekuatan dalam menyebarluaskan pemahaman tentang hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme pelaporan jika terjadi tindak kekerasan.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut dalam bentuk program nyata seperti seminar, sosialisasi, pendampingan korban, hingga kampanye anti-kekerasan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara KOPRI PMII dan UPTD PPA, upaya menciptakan Kota Tasikmalaya yang ramah perempuan dan anak diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.
Kedua peristiwa diduga dipicu oleh pembakaran sampah dan daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Program pelayanan publik ini digelar hari ini, Rabu (12/8/2026), di halaman Samsat Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, mulai pukul 08.30 WIB hingga 14.00 WIB.
Layanan Samsat Keliling (Samling) kembali hadir hari ini, Rabu (12/8/2026), untuk memudahkan masyarakat membayar pajak dan memperpanjang STNK tahunan.