TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Memperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (IWD) yang jatuh pada Minggu (8/3/2026), Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Kota Tasikmalaya membawa pesan kuat mengenai posisi strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan penguatan struktur sosial.
Ketua KOPRI Kota Tasikmalaya, Layla, menegaskan bahwa peringatan IWD tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut momen ini harus menjadi refleksi mendalam mengenai sejauh mana ruang aman dan hak-hak perempuan telah terpenuhi, khususnya di Kota Tasikmalaya.
"Perempuan adalah akar dari peradaban. Ketika kita bicara tentang kemajuan sebuah bangsa atau kota, kita sebenarnya sedang bicara tentang bagaimana perempuan di dalamnya berdaya, teredukasi, dan terlindungi," ujar Layla, Minggu sore.
Layla menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi perempuan di era modern semakin kompleks. Mulai dari isu kesetaraan akses pendidikan hingga urgensi perlindungan terhadap kekerasan seksual dan domestik yang masih membayangi.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat serta pemangku kebijakan di Kota Tasikmalaya untuk lebih responsif terhadap isu-isu gender yang berkembang di akar rumput.
"KOPRI Kota Tasikmalaya akan terus konsisten menjadi garda terdepan dalam mengawal isu perempuan dan anak. Kami ingin memastikan setiap kader perempuan memiliki intelektualitas yang tajam, namun tetap memiliki empati tinggi terhadap realitas sosial di sekitarnya," tegasnya.
Di akhir pernyatannya, Layla memberikan suntikan semangat bagi seluruh perempuan di Kota Tasikmalaya agar tidak ragu mengambil peran di ruang publik maupun sektor strategis lainnya.
"Jangan pernah ragu untuk bersuara dan berkarya. Karena saat satu perempuan bangkit dan berdaya, ia tidak hanya menyelamatkan dirinya sendiri, tetapi juga sedang membangun fondasi bagi generasi masa depan yang lebih baik," tandas Layla.
Peringatan IWD 2026 di Kota Tasikmalaya ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan perempuan yang lebih inklusif dan progresif dalam mewujudkan keadilan gender di berbagai lini kehidupan.