Ikuti Kami :

Disarankan:

RSUD dr. Soekardjo Masuk Daftar 441 RSUD yang akan Direnovasi Pusat, Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Lokasi

Selasa, 22 September 2026 | 14:40 WIB
RSUD dr. Soekardjo Masuk Daftar 441 RSUD yang akan Direnovasi Pusat, Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Lokasi
RSUD dr. Soekardjo Masuk Daftar 441 RSUD yang akan Direnovasi Pusat, Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Lokasi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian.

Wamenkes & Wamendagri tinjau RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya (22/9/2026). Wamenkes konfirmasi rumah sakit seabad ini masuk daftar 441 RSUD yang akan direnovasi pusat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P., FISR., bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Akhmad Wiyagus, melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Selasa (22/9/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi oleh unsur dinas terkait dari Provinsi Jawa Barat, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD. Mereka meninjau secara langsung kondisi fasilitas kesehatan di rumah sakit yang telah berusia lebih dari satu abad ini.

Selain melakukan peninjauan lapangan, Wamenkes dan Wamendagri turut menggelar audiensi bersama jajaran Pemkot Tasikmalaya, manajemen rumah sakit, serta lintas sektor lainnya di Aula UPTD Khusus RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.

Pada kesempatan itu, Wamenkes dr. Benjamin Paulus Oktavianus menyampaikan kabar baik bahwa RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya masuk dalam daftar rencana renovasi 441 RSUD se-Indonesia oleh Pemerintah Pusat.

"Pak Presiden menargetkan seluruh 441 RSUD di Indonesia direnovasi, termasuk rumah sakit ini. Renovasi ini sebagai bagian dari penguatan dan pemerataan layanan kesehatan," kata Benjamin di hadapan para peserta audiensi, Selasa (22/9/2026).

Benjamin menekankan bahwa pembenahan fisik bangunan harus berjalan seiring dengan penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan. Pemerintah pusat terus mendorong pengembangan program pendidikan dokter spesialis di daerah.

"Bangun gedung kita sudah buktikan. Tetapi menyiapkan SDM-nya enggak semudah bangun gedung. RSUD ini diharapkan ikut berperan dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi nakes," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengungkapkan bahwa RSUD dr. Soekardjo saat ini memiliki tiga pekerjaan rumah (PR) utama yang terus dibenahi, yakni sektor fasilitas, SDM, dan kualitas pelayanan.

"PR utama rumah sakit ini adalah pertama fasilitas infrastrukturnya. Kedua, bagaimana SDM-nya. Ketiga, bagaimana layanannya. Padahal rumah sakit ini sudah memiliki layanan unggulan seperti Cath Lab dan CAPD untuk memperkuat pelayanan di Priangan Timur," ujar Viman.

Sebagai langkah konkret pembenahan internal, Viman menyampaikan bahwa pihak Pemkot telah melangkah untuk memperkuat aspek tata kelola manajemen rumah sakit.

"Untuk memperkuat tata kelola, kami telah melantik tiga Dewas BLUD RSUD dr. Soekardjo beberapa hari lalu. Langkah ini diarahkan untuk pembenahan tata kelola, pengawasan, SDM, keuangan, hingga kualitas layanan," bebernya.

Senada dengan hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Heri Ahmad, menilai penataan SDM dan manajemen internal menjadi kunci utama apabila bantuan fisik dari pemerintah pusat dan provinsi terealisasi.

"Tata kelolanya ditingkatkan juga SDM-nya, meskipun sekarang sudah bagus. Ini etalase," singkat Heri.

Di sisi lain, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan kewajiban dan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

"Kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib masuk dalam perencanaan daerah, mulai RPJMD, RKPD, Renstra hingga APBD," ucap Wiyagus.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berfokus pada layanan rujukan di rumah sakit, tetapi juga penguatan upaya pencegahan sejak tingkat kelurahan dan puskesmas, seperti halnya penanggulangan Tuberkulosis (TB).

"Saya ambil contoh soal penanganan TB yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Kelurahan Siaga TB di Kota Tasikmalaya saat ini baru mencapai 59 persen dan harapan kami bisa hingga 100 persen," tegasnya.

Rencana renovasi RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya oleh Pemerintah Pusat ini menjadi angin segar bagi masyarakat Priangan Timur. Pembenahan fisik nantinya diharapkan berbanding lurus dengan perbaikan sistem pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan manusiawi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement