Ikuti Kami :

Disarankan:

Sakit Hati Jadi Motif, Kurir Ekspedisi Siram Zat Kimia ke Pekerja Konfeksi di Tasikmalaya

Selasa, 05 Mei 2026 | 08:03 WIB
Watermark
Sakit Hati Jadi Motif, Kurir Ekspedisi Siram Zat Kimia ke Pekerja Konfeksi di Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Asep Juhariyono

Aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D, terduga pelaku penyerangan menggunakan zat kimia berbahaya di sebuah gudang konveksi di Kecamatan Manonjaya, Senin (4/5/2026) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D, terduga pelaku penyerangan menggunakan zat kimia berbahaya di sebuah gudang konfeksi di Kecamatan Manonjaya, Senin (4/5/2026) malam.

Pelaku yang diketahui bekerja sebagai kurir ekspedisi tersebut ditangkap tidak lama setelah melakukan aksinya yang menyebabkan sejumlah pekerja mengalami luka serius.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, bersama Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, langsung turun ke lapangan dan mengecek kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr. Soekardjo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi pelaku diduga telah direncanakan. Ia datang ke lokasi di Kampung Gunajaya sekitar pukul 18.30 WIB dengan membawa cairan berbahaya yang diduga air keras, lalu menyiramkannya ke arah para pekerja di dalam gudang.

“Motif sementara karena pelaku sakit hati terhadap salah satu korban. Ia kemudian melakukan penyerangan secara membabi buta,” ujar AKP Herman.

Meski kuat dugaan cairan tersebut merupakan air keras, pihak kepolisian masih melakukan uji laboratorium guna memastikan jenis zat kimia yang digunakan.

Akibat kejadian tersebut, total sembilan orang menjadi korban. Enam di antaranya mengalami luka bakar serius dan saat ini dirawat intensif di RSUD dr. Soekardjo, sementara tiga korban lainnya mendapatkan penanganan di puskesmas terdekat.

“Korban mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh seperti wajah, leher, punggung, tangan, hingga kaki. Karena kejadian berlangsung di ruang sempit, cairan tersebut mengenai korban secara acak,” jelasnya.

Sementara itu, tim gabungan kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area gudang konveksi dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa cairan kimia dan wadah yang digunakan pelaku. Proses penyelidikan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti pendukung lainnya.

Polisi memastikan kasus ini akan ditangani secara serius. Pelaku terancam dijerat dengan pasal penganiayaan berat berencana.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement