Ikuti Kami :

Disarankan:

Sempat Hilang Usai Dibanjiri Komentar Soal THR, Konten Instagram Wali Kota Viman Kini Diunggah Ulang, Menghilangkan Jejak?

Selasa, 17 Maret 2026 | 20:20 WIB
Sempat Hilang Usai Dibanjiri Komentar Soal THR, Konten Instagram Wali Kota Viman Kini Diunggah Ulang, Menghilangkan Jejak?
Sempat Hilang Usai Dibanjiri Komentar Soal THR, Konten Instagram Wali Kota Viman Kini Diunggah Ulang, Menghilangkan Jejak?.

Jagat media sosial di Kota Tasikmalaya kembali dihebohkan dengan aktivitas akun Instagram resmi Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan (@viman.alfarizi). Pada Selasa (17/3/2026) malam, akun tersebut terpantau mengunggah ulang (repost) video peninjauan arus mudik di Terminal Tipe A Indihiang yang sebelumnya sempat menghilang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Jagat media sosial di Kota Tasikmalaya kembali dihebohkan dengan aktivitas akun Instagram resmi Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan (@viman.alfarizi). Pada Selasa (17/3/2026) malam, akun tersebut terpantau mengunggah ulang (repost) video peninjauan arus mudik di Terminal Tipe A Indihiang yang sebelumnya sempat menghilang.

Video tersebut sejatinya telah diposting beberapa hari lalu. Namun, unggahan perdana itu mendadak dihapus setelah dibanjiri ratusan komentar dari Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Tenaga Kesehatan (Nakes) di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Para abdi negara tersebut menggunakan kolom komentar untuk mempertanyakan kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 yang hingga kini belum juga cair, padahal hari raya Idulfitri tinggal menghitung hari.

Langkah "unggah ulang" ini pun langsung memancing respons kritis dari warganet yang menyadari hilangnya ribuan jejak digital di postingan sebelumnya. Akun @iqb**** misalnya, menuliskan, "Lah kenapa diposting yang kemarin dihapus," sembari menyematkan emotikon tertawa.

Senada dengan itu, akun @je××× juga melontarkan pertanyaan tajam, "Waduh, postingan yang sama di hari kemarin yang banyak komentarnya itu dihapus pak?" tulisnya di kolom komentar yang baru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sekretariat Daerah maupun tim media sosial Wali Kota terkait alasan penghapusan dan pengunggahan kembali konten tersebut.

Namun, fenomena ini telanjur memicu diskusi hangat di tengah masyarakat mengenai transparansi komunikasi pimpinan daerah dalam menanggapi keluhan pegawainya.

Penghapusan konten yang sedang ramai dikritik tersebut dinilai sebagian pihak sebagai upaya meredam kegaduhan, namun justru memunculkan pertanyaan baru terkait responsivitas pemerintah dalam menangani masalah krusial seperti hak keuangan ASN menjelang lebaran.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement