Ikuti Kami :

Disarankan:

Sikapi Balap Liar di Letjen Mashudi, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi Ruang Publik dan Koordinasi IMI

Senin, 23 Februari 2026 | 16:34 WIB
Sikapi Balap Liar di Letjen Mashudi, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi Ruang Publik dan Koordinasi IMI
Sikapi Balap Liar di Letjen Mashudi, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi Ruang Publik dan Koordinasi IMI. Foto: Kristian.

Maraknya aksi balap liar di Jalan Letjen Mashudi yang meresahkan warga saat momen "ngabuburit" mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Maraknya aksi balap liar di Jalan Letjen Mashudi yang meresahkan warga saat momen "ngabuburit" mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Setelah pihak kepolisian berhasil membubarkan dan mengamankan sejumlah remaja beserta kendaraan berknalpot brong pada Jumat (20/2/2026) lalu, Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menegaskan akan segera memperkuat komunikasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tasikmalaya.

Langkah ini diambil guna mengarahkan antusiasme remaja di bidang otomotif ke wadah yang lebih layak dan aman. Diky Candra menyampaikan bahwa koordinasi dengan Polres Tasikmalaya Kota juga terus ditingkatkan untuk menjaga ketertiban umum, terutama selama bulan suci Ramadan.

“Kita perkuat lagi komunikasinya supaya kita bisa mengarahkan ke tempat yang selayaknya, dan kita koordinasi dengan Polres juga,” ujar Diky saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Gedung Creative Center (GCC) Kompleks Olahraga Dadaha, Senin (23/2/2026) siang.

Menanggapi opini yang menyebut minimnya fasilitas sirkuit sebagai pemicu utama balap liar, Diky menilai fenomena tersebut lebih kompleks dan berkaitan erat dengan dinamika kenakalan remaja. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Tasikmalaya sebenarnya memiliki keinginan besar untuk menyediakan fasilitas sirkuit permanen dan telah melakukan pembicaraan awal dengan pihak IMI Provinsi maupun pegiat otomotif lainnya.

Namun, Diky menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota harus melakukan skala prioritas dalam penggunaan anggaran. Prioritas utama masih tertuju pada penyelesaian masalah ekonomi, penekanan angka kemiskinan, serta penanganan masalah persampahan yang dinilai sangat mendesak.

“Maka kita harus ada pembiakan ekonomi di wilayah tertentu dan juga masalah persampahan cukup menyulitkan. Tapi ini (fasilitas hobi) juga tetap menjadi prioritas, cuma kita pilah dan pilih mana yang kita prioritaskan utama,” tambahnya.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana, turut bergerak mencari solusi jangka pendek. Saat ini, pihaknya tengah menjalin komunikasi intensif dengan KONI dan IMI untuk merumuskan langkah konkret guna menyalurkan hobi para remaja tersebut secara legal.

Deddy mengungkapkan salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penggunaan lahan Landasan Udara (Lanud) Wiriadinata untuk kegiatan latihan terjadwal. Selain itu, ia juga melirik beberapa lokasi lain yang berpotensi dijadikan lintasan sementara agar aksi balap liar di jalan protokol tidak terulang kembali.

“Di area eks Cilembang juga sebetulnya bisa dipakai, kemudian di jalur duanya nanti kita pikirkan. Kita bicarakan lagi dengan stakeholder yang ada, khususnya kita akan memanggil teman-teman IMI yang mewadahi komunitas-komunitas bermotor di Tasikmalaya,” pungkas Deddy.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement