Ikuti Kami :

Disarankan:

Terkendala Anggaran, Aspirasi Warga Banjar Didorong Lewat Swadaya dan Skala Prioritas Pembangunan

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB
Watermark
Terkendala Anggaran, Aspirasi Warga Banjar Didorong Lewat Swadaya dan Skala Prioritas Pembangunan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

Anggota DPRD Kota Banjar, Emay Siti Muludjum, menyerap berbagai aspirasi warga saat reses di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam merealisasikan sejumlah usulan masyarakat. Meski demikian, aspirasi warga tetap menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui skema prioritas pembangunan maupun partisipasi swadaya masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Banjar, Emay Siti Muludjum, saat menggelar kegiatan reses di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai mendesak, di antaranya kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU), perbaikan infrastruktur jalan, serta peningkatan sarana pengairan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Permintaan pemasangan PJU menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan. Warga dari Dusun Giri Mukti, Pangasinan, dan Babakan mengaku masih menghadapi kondisi jalan yang minim penerangan pada malam hari, sehingga dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Emay menjelaskan bahwa realisasi sejumlah program masih terkendala keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Sebagai mitra kerja Dinas Perhubungan di Komisi II DPRD Kota Banjar, dirinya memahami bahwa pengadaan maupun perbaikan fasilitas publik saat ini belum bisa dilakukan secara maksimal.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya peran aktif masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan masing-masing. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui swadaya masyarakat sambil menunggu ketersediaan anggaran pemerintah.

“Untuk saat ini memang masih ada keterbatasan anggaran, sehingga beberapa kebutuhan masyarakat belum bisa langsung direalisasikan. Karena itu, masyarakat juga perlu membangun semangat gotong royong dan swadaya dalam mengatasi persoalan yang sifatnya mendesak,” ujarnya.

Meski demikian, Emay memastikan aspirasi yang disampaikan warga tidak akan diabaikan. Seluruh usulan yang masuk akan dibahas dan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan anggaran ke depan.

Ia mengungkapkan, DPRD Kota Banjar tengah mendorong penyesuaian skala prioritas pada perencanaan anggaran tahun 2027. Fokus utama diarahkan pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan keamanan masyarakat.

Dengan kebijakan tersebut, kebutuhan dasar masyarakat seperti penerangan jalan, infrastruktur, hingga fasilitas penunjang lainnya diharapkan dapat memperoleh perhatian yang lebih besar dalam alokasi anggaran mendatang.

Selain itu, Emay juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila terdapat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kebutuhan bersama.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, banyak persoalan lingkungan yang bisa diselesaikan sambil menunggu dukungan anggaran dari pemerintah,” katanya.

Melalui kegiatan reses tersebut, warga berharap berbagai kebutuhan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas pembangunan di masa mendatang. Kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat dinilai menjadi sarana penting untuk menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement