Ikuti Kami :

Disarankan:

Tingkatkan Layanan Darurat, Diskominfo Kota Tasikmalaya Luncurkan Fitur Omni Channel GeCe 112

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:28 WIB
Tingkatkan Layanan Darurat, Diskominfo Kota Tasikmalaya Luncurkan Fitur Omni Channel GeCe 112
Tingkatkan Layanan Darurat, Diskominfo Kota Tasikmalaya Luncurkan Fitur Omni Channel GeCe 112.

Diskominfo Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Bimtek bagi petugas Call Taker dan Responder GeCe 112 sekaligus meluncurkan fitur baru Omni Channel dari DSI, Rabu (15/7/2026). Fitur ini mempermudah masyarakat Kota Tasikmalaya dalam melaporkan kondisi darurat tidak hanya lewat telepon, melainkan juga via media sosial agar penanganan laporan menjadi lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Call Taker dan Responder Layanan Call Center Gerak Cepat (GeCe) 112 pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Kota Tasikmalaya ini sekaligus menandai peluncuran fitur baru bernama Omni Channel.

Bimtek yang bertujuan meningkatkan performa layanan darurat ini menghadirkan pemateri dari Digital Sandi Informasi (DSI) serta dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfo (Kadiskominfo) Kota Tasikmalaya, H. Amran Saefullah, S.E., M.M.

Amran menegaskan bahwa kualitas pelayanan kegawatdaruratan GeCe 112 harus terus ditingkatkan secara berkala, salah satunya melalui pembekalan kapasitas bagi para petugas garis depan.

"Kami juga mengapresiasi para petugas GeCe 112 yang tidak kenal lelah untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama 24 jam bagi Kota Tasikmalaya," kata Amran.

Ia menuturkan, sebagai garda terdepan penanganan kegawatdaruratan di wilayah perkotaan, layanan GeCe 112 berkomitmen untuk terus berinovasi dan mempercepat waktu respons (response time).

"Salah satunya melalui peluncuran fitur baru yaitu Omni Channel dari DSI. Omni Channel dihadirkan untuk memperluas jangkauan layanan GeCe 112 agar masyarakat lebih cepat terhubung saat membutuhkan pertolongan," jelasnya.

Melalui fitur terintegrasi ini, masyarakat kini tidak hanya bergantung pada saluran telepon seluler konvensional untuk melaporkan kejadian darurat. Laporan juga dapat dikirimkan secara langsung melalui media sosial resmi layanan, sehingga pelapor memiliki lebih banyak pilihan akses yang lebih mudah dan praktis.

"Dalam bimtek ini kita perkenalkan sejumlah fitur baru untuk menunjang kinerja call taker dan responder di lapangan," ucap Amran.

Selama bimtek berlangsung, sesi diskusi berjalan aktif dan komunikatif. Para petugas saling bertukar masukan, pengalaman, serta saran taktis guna meningkatkan kualitas dan koordinasi layanan kegawatdaruratan di Kota Tasikmalaya.

"Saya harap dengan peningkatan kapasitas SDM dan pembaruan sistem ini, respons terhadap laporan darurat dapat semakin cepat, tepat, dan terintegrasi," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement