Ikuti Kami :

Disarankan:

TMF 2026 Ditutup Meriah, Diky Candra dan Rani Permayani Dorong UMKM Tasikmalaya Naik Kelas

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:49 WIB
TMF 2026 Ditutup Meriah, Diky Candra dan Rani Permayani Dorong UMKM Tasikmalaya Naik Kelas
TMF 2026 Ditutup Meriah, Diky Candra dan Rani Permayani Dorong UMKM Tasikmalaya Naik Kelas. Foto: Istimewa

Tasik Muslim Fair (TMF) 2026 resmi ditutup di Graha Asia Plaza Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra dan Rani Permayani hadir memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Gelaran Tasik Muslim Fair (TMF) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari di Graha Asia Plaza, Kota Tasikmalaya. Penutupan acara yang digelar pada Sabtu (4/10/2026) malam berlangsung meriah dan menjadi momentum penguatan semangat bagi para pelaku usaha muslim di Tasikmalaya.

Momen penutupan semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra bersama istrinya, Rani Permayani. Keduanya hadir memberikan motivasi sekaligus dukungan kepada para pelaku UMKM dan pengusaha yang berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Diky Candra mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan TMF 2026 yang dinilai mampu menjadi wadah promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, suksesnya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang terjalin antara Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) dan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

"Sinergi antara komunitas pengusaha dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci penting dalam memperkuat perekonomian daerah. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan TMF 2026," ujar Diky.

Ia menilai Kota Tasikmalaya memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat besar dan telah dikenal luas melalui berbagai produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.

Berbagai produk khas seperti bordir Kawalu, batik Tasikmalaya, kelom geulis, payung geulis, kerajinan mendong, hingga produk kerajinan tangan lainnya dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.

Diky berharap momentum TMF dapat menjadi sarana memperkuat daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memperluas akses pemasaran produk-produk unggulan Tasikmalaya.

Sementara itu, Rani Permayani yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya menyebut TMF menjadi salah satu ruang strategis bagi UMKM untuk berkembang dan meningkatkan kualitas produknya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga tengah menyiapkan berbagai agenda ekonomi kreatif lainnya yang akan melibatkan pelaku UMKM lokal.

"Dalam rangka Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya nanti akan digelar Bamboo Fest 2026 di PPIK yang akan memperkenalkan berbagai produk anyaman dan kerajinan berbahan dasar bambu sebagai salah satu kekayaan khas Tasikmalaya," kata Rani.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan TMF 2026. Berdasarkan data panitia, jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung mencapai sekitar 40 ribu orang.

Angka tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM, ekonomi syariah, dan kegiatan kewirausahaan yang ditampilkan dalam TMF 2026.

"Pengunjungnya mencapai sekitar 40 ribu orang. Ini pencapaian yang luar biasa dan menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat diminati masyarakat. Kami berharap TMF dapat terus diselenggarakan dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

Dengan berakhirnya TMF 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas usaha, dan pelaku UMKM terus terjaga guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement