TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Insiden kecelakaan kerja yang mencekam terjadi di Jalan BKR, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat (6/3/2026) sore. Dua pekerja tertimpa dan terjepit lempengan marmer berukuran besar saat hendak memindahkan muatan dari sebuah truk yang mengalami kendala teknis.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB ini bermula ketika truk Mitsubishi Fuso bernopol Z 9157 HB terperosok setelah ban kirinya ambles ke dalam selokan pada Jumat pagi. Petaka muncul saat proses evakuasi muatan ke truk lain dilakukan; tumpukan marmer yang berat tiba-tiba bergeser dan menghimpit kedua pekerja tersebut.
Beratnya beban marmer membuat rekan korban dan warga di lokasi kesulitan melakukan penyelamatan. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 30 menit sebelum kedua korban berhasil dikeluarkan dari jepitan material batu alam tersebut.
Salah satu korban, pria berusia sekira 30 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bergerak. Separuh badannya terjepit marmer dengan posisi material mengganjal tepat di bagian lehernya. Sementara itu, satu korban lainnya yang berusia lebih muda berhasil dievakuasi lebih awal karena hanya bagian tangannya yang terhimpit.
Saksi mata di lokasi, Ilham (22), menceritakan betapa cepatnya peristiwa itu terjadi. "Kejadiannya sangat cepat saat mereka memindahkan marmer. Satu korban posisinya terjepit di samping bak, lehernya tertahan besi penyangga truk sampai tidak bergerak. Kalau yang satu lagi tangannya remuk," ungkap Ilham.
Kedua korban yang hingga kini identitasnya belum diketahui secara pasti langsung dilarikan ke Rumah Sakit TMC Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Keduanya dilaporkan mengalami luka parah akibat hantaman beban berat.
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian dari Polsek Tawang bersama Tim Identifikasi Sat Reskrim dan Perwira Pengawas (Pawas) Polres Tasikmalaya Kota tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti pergeseran muatan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum memberikan keterangan resmi terkait status kondisi terakhir kedua korban maupun unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja ini.