Ikuti Kami :

Disarankan:

Truk Bondek Seruduk Warung dan Mobil di Jalur Gentong Tasikmalaya, Kernet Jatuh ke Jurang 4 Meter

Jumat, 25 September 2026 | 11:28 WIB
Watermark
Truk Bondek Seruduk Warung dan Mobil di Jalur Gentong Tasikmalaya, Kernet Jatuh ke Jurang 4 Meter.

Truk pengangkut bondek seruduk warung & sedan di Cibahayu, Gentong, Tasikmalaya (25/9/2026). Kernet terpental ke sungai 4 meter, 3 korban dirawat di RS.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kecelakaan tunggal melibatkan satu unit truk pengangkut material bondek (alas cor) terjadi di Kampung Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026) pagi. Truk menabrak sebuah warung kelontong hingga mengakibatkan sang kernet terpental ke dasar sungai.

Berdasarkan rekaman video amatir milik warga di lokasi kejadian, truk berpelat nomor B 9516 PDB yang melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya tersebut diduga mendadak hilang kendali. Kendaraan kemudian oleng ke pinggir jalan raya dan menghantam bangunan warung.

Benturan keras tersebut membuat kaca depan truk hancur berhamburan. Aksi hantaman itu menyebabkan kernet truk terpental melintasi kaca depan hingga terjun ke dasar sungai sedalam kurang lebih 4 meter.

Tak hanya merusak bangunan warung kelontong, truk tersebut juga sempat menerabas bangunan gapura serta menyeruduk satu unit mobil sedan yang tengah terparkir di halaman rumah warga.

Insiden ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka. Sopir truk dan pemilik warung mengalami luka ringan akibat tersenggol, sementara sang kernet harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka berat usai jatuh ke jurang/sungai.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, IPDA Devi Budi Ardiansyah, menbenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalur rawan Gentong tersebut.

"Saat ini telah terjadi kecelakaan di wilayah Gentong, kecelakaannya tunggal. Tadi laporan masuk jam delapan pagi," ujar IPDA Devi Budi Ardiansyah di lokasi kejadian, Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa kendaraan truk tersebut menghantam area depan bangunan tempat tinggal warga.

"Ini truk menabrak bagian depan dari bangunan rumah," jelasnya.

Devi menambahkan, penanganan medis langsung diberikan kepada para korban yang terdampak dalam musibah ini.

"Untuk korban ada dua orang, pertama yang punya rumah, yang perlu perawatan akibat kecelakaan tersebut. Kemudian, kernet terpental," ungkapnya.

Terkait dengan pemicu pasti terjadinya musibah kecelakaan tunggal ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lapangan sembari memfokuskan proses evakuasi armada truk.

"Untuk penyebab kecelakaan, kami belum bisa memastikan," tutur Devi.

"Saat ini kita akan melakukan proses evakuasi derek kendaraan," tambahnya.

Seluruh korban luka saat ini telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit terdekat.

"Saat ini korban dalam perawatan di rumah sakit," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement