TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) VI Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI) Jabar-Banten. Acara ini berlangsung selama dua hari, 22-23 Maret 2025, di Gedung Auditorium Unper Tasikmalaya.
Rakerwil ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menyusun program kerja strategis untuk periode 2025-2026. Mengusung tema “Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas dalam Pengembangan Program Kerja FKMTSI Wilayah VI Jabar-Banten”, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Unper, Firgian Ardigurnita, M.P., pada Sabtu pagi (22/3/2025).
Ketua Pelaksana, Febriansyah Nur Rizki, menyatakan bahwa Rakerwil ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa teknik sipil dalam meningkatkan wawasan dan keilmuan mereka. "Selain merumuskan agenda kerja ke depan, kami berharap forum ini dapat menjadi ajang bertukar gagasan serta memperkuat jaringan antar mahasiswa teknik sipil di Jabar-Banten," ujarnya.
Dalam pelaksanaan Rakerwil VI ini, sebanyak 25 kampus telah mengonfirmasi kehadiran, masing-masing mengirimkan tiga delegasi. Febriansyah menekankan bahwa persiapan menjadi tuan rumah telah dilakukan sejak lama, termasuk dari aspek mental, perizinan, serta sosialisasi kepada peserta.
Selain agenda utama berupa rapat kerja, Rakerwil VI ini juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar dan pembagian takjil gratis. "Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih luas kepada peserta, sehingga acara ini tidak hanya fokus pada rapat tetapi juga memiliki nilai sosial dan kebersamaan," tambahnya.
Sakti Setia Negara, Pj Koordinator Wilayah VI Jabar-Banten yang merupakan mahasiswa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), mengapresiasi kerja keras HMTS Unper dalam menyelenggarakan acara ini. "Kami sangat menghargai seluruh panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik. Rakerwil adalah forum penting dalam menyusun arah dan strategi FKMTSI untuk satu tahun ke depan," katanya.
Sakti juga menekankan bahwa program kerja yang dihasilkan harus relevan dengan tantangan era digital. "Selain peningkatan kompetensi mahasiswa teknik sipil, kami juga mendorong program sosial yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
Sementara itu, Firgian Ardigurnita berharap Rakerwil VI ini dapat mempererat solidaritas mahasiswa teknik sipil serta menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi perguruan tinggi dan masyarakat luas. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat jaringan antar mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi dunia akademik dan industri konstruksi di masa depan," pungkasnya.