TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya akhirnya membongkar pintu air Gunung Mindi di wilayah Kecamatan Tawang, Sabtu (11/4/2026). Langkah ini merupakan respons darurat untuk menanggulangi musibah banjir yang sempat merendam puluhan rumah di Kampung Cikalang Pesantren pekan lalu.
Pembongkaran dilakukan secara kolaboratif oleh petugas dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Bidang Jalan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya guna memperlancar arus pembuangan air menuju sungai.
Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya melalui Kabid SDA, Rino Isa Muharam, mengonfirmasi bahwa pengerjaan telah dimulai sejak Sabtu pagi dengan menyasar bagian-bagian yang dianggap menghambat laju air.
"Iya betul, hari ini mulai dilakukan pembongkaran. Fokus utama kami adalah membongkar peler pasangan tembok kusen pintu penguras serta pasangan dinding tembok pelimpah," ujar Rino Isa Muharam, Sabtu malam.
Rino mengungkapkan bahwa pembongkaran tersebut sebenarnya direncanakan dilakukan sesaat setelah banjir meluap pada Kamis (2/4/2026) lalu. Namun, kondisi debit air yang masih tinggi dan arus yang deras di lokasi membuat petugas harus menunggu waktu yang tepat demi keselamatan.
"Pembongkaran baru bisa dilaksanakan sekarang karena sebelumnya ada hambatan laju aliran air yang lumayan deras. Karena pekerjaan cukup berat, proses pembongkaran akan dilanjutkan kembali pada hari Senin mendatang," ungkapnya.
Alasan teknis di balik pembongkaran ini adalah untuk meminimalkan efek breakwater atau pemecah arus yang selama ini menghambat aliran air menuju Sungai Cikalang. Dengan dibongkarnya struktur tersebut, diharapkan volume air yang mengalir ke sungai menjadi lebih besar dan cepat.
"Langkah ini bertujuan menanggulangi hambatan aliran air ke Sungai Cikalang. Selain itu, kami ingin mengurangi debit ke saluran irigasi tersier Gunung Mindi agar tidak terjadi kelebihan air yang berisiko memicu banjir susulan ke pemukiman warga," pungkas Rino.