Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Tingkat Konsumsi Masih Rendah, Komisi IV DPR RI dan Pemkot Banjar Gencarkan Safari Gemarikan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:33 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI Rina Saadah mendorong kampanye Gemarikan di Kota Banjar (1/8/2026) guna meningkatkan angka konsumsi ikan warga yang masih di bawah ideal.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kota Banjar dinilai masih sangat rendah dan berada jauh dari batas ideal. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah, saat menghadiri kegiatan safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Aula Mekarsari, Kota Banjar, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Rina, rata-rata tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Banjar saat ini baru menyentuh angka sekitar 1 kilogram per bulan. Padahal, standar ideal kecukupan gizi keluarga minimal mencapai 5 kilogram konsumsi ikan dalam kurun waktu satu bulan.

"Tingkat masyarakat Kota Banjar dalam mengonsumsi ikan masih sangat rendah, baru sekitar 1 kilogram dalam sebulan. Padahal secara ideal, rata-rata konsumsi ikan untuk satu keluarga dalam satu bulan minimal berada di angka 5 kilogram," ungkap Rina.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong masyarakat Kota Banjar agar lebih gemar mengonsumsi olahan ikan. Terlebih, sumber protein dari ikan terbilang sangat terjangkau serta mudah didapatkan di pasaran lokal.

"Ikan merupakan komoditas bergizi tinggi yang harganya terjangkau dan mudah didapat. Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak rutin mengonsumsi ikan demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian," jelas Rina.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjar, Yoyon Cuhyono, membenarkan bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat setempat masih menjadi tantangan bersama. Menurutnya, akar permasalahan utama terletak pada masih minimnya pemahaman masyarakat mengenai limpahan manfaat kandungan nutrisi ikan bagi kesehatan tubuh.

Guna mendongkrak angka konsumsi ikan daerah, Pemkot Banjar secara bertahap terus melancarkan agenda sosialisasi Gemarikan hingga pembagian bantuan paket makanan olahan berbasis ikan khusus bagi anak-anak usia dini.

"Sebagian masyarakat masih kurang terpapar informasi mengenai pentingnya manfaat mengonsumsi ikan. Pihaknya akan semakin gencar melakukan sosialisasi dan edukasi agar pemahaman masyarakat terhadap kandungan nutrisi ikan terus meningkat," kata Yoyon.

Sebagai informasi, program Safari Gemarikan ini tidak hanya dirancang sebagai kampanye mengajak warga mengonsumsi makanan bergizi tinggi kaya protein, melainkan juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus menumbuhkan perekonomian para pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan di Kota Banjar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement