Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Tinjau Skrining TBC di Cilembang Tasikmalaya, Wamenkes RI Puji Penanganan TB di Jabar

Rabu, 23 September 2026 | 06:07 WIB

Wamenkes RI dr. Benjamin tinjau skrining TBC di Cilembang, Kota Tasikmalaya (22/9/2026). Ia puji capaian penemuan kasus TB Jabar yang capai 97 persen.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P., FISR., mengapresiasi penanganan Tuberkulosis (TB) di Jawa Barat. Meski mencatatkan jumlah kasus tertinggi di Indonesia, Jawa Barat dinilai sebagai salah satu provinsi terbaik dalam aspek penemuan hingga pengobatan kasus TB.

Hal tersebut disampaikan dr. Benjamin usai meninjau pelaksanaan Skrining TBC di Kelurahan Cilembang, Kota Tasikmalaya, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Akhmad Wiyagus, Selasa (22/9/2026) pagi.

"Ini salah satu provinsi yang penanganan penemuan TB terbaik di Indonesia, walaupun kasus TB tertinggi di Indonesia kan, di Jabar ada 231 ribu kasus tapi di Jabar punya kelebihan menemukan kasus itu 97 persen yang diobati lebih dari 93 persen," ungkap dr. Benjamin, Selasa (22/9/2026).

Ia menyebutkan, kinerja masif dalam mendeteksi dan mengobati penderita membuat tren kasus TB di Jawa Barat kini berangsur melandai dan menyusut.

"Untuk di Jabar perkara dan menemukan kasus sudah baik, dan sekarang menyusut," ucapnya.

Ke depan, dr. Benjamin menegaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memfokuskan strategi pada pencegahan rantai penularan dari kontak erat penderita TB melalui pendekatan jemput bola.

"Jadi program kita mencegah kontak yang sakit, dan pemeriksaan serumah harus diperiksa dan menyerbu ke desa, perkampungan, jangan menunggu mereka ke puskesmas, langsung jemput bola," jelasnya.

Menurutnya, penanggulangan TB telah ditetapkan sebagai program prioritas nasional guna mewujudkan Indonesia bebas TB. Langkah akselerasi ini membutuhkan kerja sama lintas sektor layaknya penanganan pandemi COVID-19.

"Karena ini prioritas Indonesia harus bebas TB, caranya seperti Covid serbu lintas sektoral semua turun ke lokasi. Semua lintas sektoral bergerak mendukung program prioritas agar umurnya akan panjang," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement