Ikuti Kami :

Disarankan:

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Tekankan Integritas Jelang Survei Penilaian KPK

Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:13 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Tekankan Integritas Jelang Survei Penilaian KPK
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Tekankan Integritas Jelang Survei Penilaian KPK.

Menjelang pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menekankan pentingnya menjaga integritas di lingkungan pemerintahan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menjelang pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menekankan pentingnya menjaga integritas di lingkungan pemerintahan.

Menurut Diky, survei ini akan dilakukan secara acak melalui pesan aplikasi WhatsApp kepada sekitar 1.800 nomor telepon responden yang berkaitan dengan pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Hal itu ia sampaikan saat kegiatan Upaya Pencegahan Korupsi Pemkot Tasikmalaya dan Sosialisasi SPI Tahun 2025 di Aula DPMTPSP, Selasa (26/8/2025).

"Kami lebih menekankan pada perbaikan di internal, menjaga integritas. Survei ini dilakukan secara acak oleh KPK, dan setiap jawaban harus disampaikan secara jujur. Divisi-divisi juga harus saling mengingatkan bila ada kekeliruan," ungkap Diky.

Ia mengakui nilai SPI Kota Tasikmalaya pada 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia optimistis capaian itu dapat meningkat kembali di 2025, jika seluruh ASN menjaga kekompakan dan integritas dalam bekerja.

"Nilai kita memang turun di 2024, tapi ini jadi alarm untuk memperbaiki. Jangan sampai masuk ke wilayah rentan, karena itu bisa berbahaya dan memicu pemeriksaan lanjutan," kata Diky.

Menanggapi kekhawatiran sebagian ASN yang merasa takut bersikap jujur, Diky menyebut pola pikir tersebut harus diubah.

"Kadang ASN takut berlebihan. Seolah kalau gak korupsi, gak akan dapat apa-apa. Ini pola pikir yang harus diubah. Saya sendiri hidup secara ekonomis, sederhana, dan tetap bisa bekerja dengan tenang," bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Inspektorat Kota Tasikmalaya, H. Maman R. Setiadi, menuturkan SPI melibatkan tiga kelompok responden, yakni internal (ASN), eksternal (masyarakat pengguna layanan), dan kelompok ahli. Ia juga membenarkan bahwa nilai SPI Pemkot Tasikmalaya pada 2024 mengalami penurunan.

"Kita mendorong agar tata kelola pemerintahan berjalan dengan sistem yang semakin kuat. Ini juga bagian dari misi ketiga Pemkot Tasikmalaya, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih," jelas Maman.

Menurutnya, Inspektorat juga mensosialisasikan tujuh jenis tindakan korupsi sebagai bagian dari upaya edukasi dan pencegahan kepada ASN.

"Targetnya, nilai SPI Kota Tasikmalaya bisa meningkat di tahun 2025 dan mencapai angka 80 dengan grade yang terjaga," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement