Ikuti Kami :

Disarankan:

Agresif! Sapi Kurban 1 Kuintal di Sukarasa Tasikmalaya Lepas dan Nyemplung ke Sungai Cikalang

Rabu, 27 Mei 2026 | 09:42 WIB
Watermark
Agresif! Sapi Kurban 1 Kuintal di Sukarasa Tasikmalaya Lepas dan Nyemplung ke Sungai Cikalang. Foto: Kristian.

Insiden mendebarkan sekaligus menggelikan mewarnai momentum penyembelihan hewan kurban di Kota Tasikmalaya. Seekor sapi kurban jenis jawa dengan bobot mencapai satu kuintal dilaporkan lepas dan tercebur ke aliran Sungai Cikalang, Kampung Sukarasa RW 02, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Rabu (27/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Insiden mendebarkan sekaligus menggelikan mewarnai momentum penyembelihan hewan kurban di Kota Tasikmalaya. Seekor sapi kurban jenis jawa dengan bobot mencapai satu kuintal dilaporkan lepas dan tercebur ke aliran Sungai Cikalang, Kampung Sukarasa RW 02, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Rabu (27/5/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 08.00 WIB ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat. Warga yang awalnya sedang berkumpul menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban mendadak berhamburan menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya bergegas mengejar sapi yang kabur tersebut.

Ketua Panitia Kurban sekaligus Ketua RW 02 setempat, Asep WK, menjelaskan bahwa insiden bermula saat sapi tersebut hendak digiring dari kandang menuju lokasi penyembelihan. Namun karena karakternya yang agresif, tali pengikat sapi terlepas dari genggaman warga.

"Tadi itu ketika sapi digiring dari kandang mau ke tempat penyembelihan lepas dari yang pegangnya. Memang sapinya agresif. Ini kabur ke Sungai Cikalang," ujar Asep di lokasi kejadian.

Sebelum tercebur, sapi berukuran besar tersebut sempat berlari kencang hingga memasuki wilayah Kampung Cintarasa. Beruntung, warga yang sigap berhasil mengepung dan menggiringnya kembali ke wilayah Kampung Sukarasa dengan memanfaatkan jalur aliran sungai.

"Sapi Alhamdulillah berhasil digiring balik lagi ke tempat kami," tambahnya.

Meski sudah berhasil dijinakkan dan dibawa kembali, sapi kurban tersebut saat ini masih tertahan di dasar aliran sungai. Mengingat bobot sapi yang sangat berat dan medan sungai yang cukup menyulitkan, warga mengaku tidak sanggup untuk mengevakuasi hewan tersebut ke daratan secara manual.

Guna mengatasi kendala ini, pihak panitia kurban akhirnya berkoordinasi dan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya untuk meminta bantuan evakuasi.

"Sapi masih di bawah sungai. Kami sedang menunggu tim Damkar datang untuk membantu proses evakuasi ke atas," pungkas Asep.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement