TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya tetap aman meski musim kemarau masih berlangsung hingga awal Oktober 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqien, usai menghadiri kegiatan di Kecamatan Cibeureum, Rabu (7/10/2026).
Menurut Sofian, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Pemantauan dilakukan secara rutin di sejumlah pasar tradisional maupun modern guna memastikan pasokan tetap terjaga.
"Alhamdulillah untuk pasokan kebutuhan pokok sampai saat ini masih aman. Kami terus melakukan pemantauan melalui SP2KP agar perkembangan harga dan ketersediaan barang bisa terkontrol," ujarnya.
Meski kondisi pasokan relatif stabil, sejumlah komoditas masih mengalami pergerakan harga di pasaran. Salah satunya cabai yang hingga kini menjadi komoditas dengan fluktuasi harga paling tinggi.
Sofian menjelaskan, harga cabai merah besar saat ini berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram, sementara cabai domba mencapai sekitar Rp80 ribu per kilogram. Di sisi lain, harga telur sempat mengalami kenaikan, namun kini kembali turun.
Sementara itu, harga beras disebut masih stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan. Kondisi tersebut didukung oleh rantai distribusi yang berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Ia menambahkan, sebagian besar kebutuhan pangan di Kota Tasikmalaya masih dipasok dari daerah lain, termasuk Kabupaten Garut dan sejumlah wilayah sentra produksi lainnya di Jawa Barat.
"Kota Tasikmalaya memang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah untuk beberapa komoditas. Namun sejauh ini distribusi berjalan baik sehingga stok di pasaran tetap tersedia," katanya.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya optimistis kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi meski kemarau panjang masih berlangsung di sejumlah wilayah.