Ikuti Kami :

Disarankan:

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Kota Tasikmalaya Lakukan Koordinasi Lintas Sektor

Senin, 07 September 2026 | 10:31 WIB
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Kota Tasikmalaya Lakukan Koordinasi Lintas Sektor
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Kota Tasikmalaya Lakukan Koordinasi Lintas Sektor. Foto: Kristian.

BPBD Kota Tasikmalaya meningkatkan koordinasi bersama Dinkes, Disdik, dan Dinas Lingkungan Hidup guna mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya berkoordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebagai langkah siaga mengantisipasi potensi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

​Langkah tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang telah diteruskan kepada Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan.

​Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, menjelaskan koordinasi lintas sektor ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Lingkungan Hidup guna memetakan skenario penanganan darurat jika abu vulkanik mengarah ke Kota Tasikmalaya.

​"Kami mendapat surat edaran dari Pak Gubernur dan sudah disampaikan ke Pak Wali Kota agar seluruh instansi, BPBD, Dinkes, Disdik, dan LH, tetap terkoordinasi. Ini bentuk antisipasi apabila dampak erupsi sampai ke wilayah Kota Tasikmalaya," ujar Budi Martanova saat ditemui di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (7/9/2026) pagi.

​Budi menambahkan, BPBD Kota Tasikmalaya juga telah mengikuti rapat koordinasi secara daring yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat pada Minggu (6/9/2026) malam. Meskipun wilayah Priangan Timur belum terdampak, langkah preventif tetap disiapkan, termasuk pemetaan stok masker bersama Dinas Kesehatan.

​Berdasarkan pemantauan arah angin, sebaran abu vulkanik saat ini dominan menuju ke wilayah Jawa Barat bagian utara, seperti Bogor, serta sebagian wilayah selatan Pulau Sumatra.

​"Secara teknis, sebaran abu sangat dipengaruhi arah angin. Berdasarkan data sementara, kawasan Priangan Timur termasuk Kota Tasikmalaya belum terdampak. Kita berdoa semoga wilayah kita tetap aman," tuturnya.

​Budi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang beraktivitas sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah setempat.

​"Masyarakat diimbau tetap tenang. Kami belum merilis pengumuman formal ke publik agar tidak memicu kepanikan yang tidak perlu. Namun dari sisi teknis, Pemkot Tasikmalaya bersama Wali Kota dan Sekda sudah siap dengan berbagai langkah antisipasi," pungkas Budi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement