Prakiraan Cuaca Kota Banjar Hari Ini, Sabtu 26 September 2026
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.
Disarankan:
Saat ini layanan PAUD telah menjangkau seluruh desa dan kelurahan dengan APS mencapai 97,36 persen.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar terus mematangkan persiapan implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun dengan menjadikan pendidikan prasekolah sebagai salah satu prioritas utama. Pemkot menargetkan seluruh anak usia prasekolah di Kota Banjar dapat mengakses layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Kamis (24/9/2026).
Rakor tersebut melibatkan Tim Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Bunda PAUD Kota Banjar Hetti Puspitawati Sudarsono, serta sejumlah OPD dan organisasi mitra, di antaranya Dinas Kesehatan, DPMD, Disdukcapil, Bappelitbangda, Dinsos P3A, Dinas KKB, IGTKI, HIMPAUDI, dan IGRA.
Bunda PAUD Kota Banjar, Hetti Puspitawati Sudarsono, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan program Wajib Belajar 13 Tahun secara terpadu.
“Langkah bersama ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program kerja daerah mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemenuhan hak anak agar siap mendukung peta jalan Wajib Belajar 13 Tahun secara terpadu,” ujar Hetti.
Dalam rakor tersebut, Kemendikdasmen juga memaparkan Profiling Data Layanan PAUD Kota Banjar Tahun 2026 yang mengintegrasikan data Podes, Dapodik, dan EMIS.
Berdasarkan data tersebut, layanan PAUD di Kota Banjar telah menjangkau 100 persen desa dan kelurahan. Seluruh 25 desa dan kelurahan di Kota Banjar kini telah memiliki akses layanan PAUD.
Selain itu, terdapat 198 satuan PAUD aktif yang tersebar di seluruh wilayah Kota Banjar. Angka Partisipasi Sekolah (APS) pendidikan prasekolah di Kota Banjar juga tercatat mencapai 97,36 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 88,38 persen.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 2,64 persen anak usia 5 hingga 6 tahun yang belum mengikuti pendidikan prasekolah. Karena itu, Pemkot Banjar menyiapkan berbagai strategi agar seluruh anak dapat terlayani.
Tambah Ruang Kelas dan Bangun Sekolah Baru
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar melalui Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kota Banjar, Rd. Friska Mahyudin Syah, mengatakan peningkatan daya tampung menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan.
“Di antaranya perluasan sarpras dengan mengakomodasi penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) per desa/kelurahan serta pembangunan Unit Sekolah Baru (USB),” ungkap Friska.
Selain penambahan sarana dan prasarana, pemerintah juga akan memperkuat sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat dengan melibatkan Bunda PAUD mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi perhatian dalam mendukung program tersebut.
“Perlu juga akselerasi kualifikasi guru dengan memfasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik PAUD menuju jenjang S1/D4 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” jelas Friska.
Tak hanya itu, Pemkot Banjar akan memperkuat peran masyarakat melalui Pokja Bunda PAUD, PKK, serta tokoh masyarakat untuk mendorong kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak usia dini.
Menurut Friska, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan satuan pendidikan, tetapi juga dukungan keluarga dalam memastikan anak mengikuti pendidikan prasekolah.
Melalui berbagai strategi tersebut, Pemkot Banjar menargetkan layanan pendidikan prasekolah dapat menjangkau 100 persen anak usia dini sebagai bagian dari persiapan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun.
Program tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi anak-anak sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menemui sekitar 50 warga dalam kegiatan Jumat Curhat dan Ruang Riung Kamtibmas di Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman.