TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Duel sengit antara Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026) malam, diprediksi bakal memicu euforia besar. Menanggapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota mengeluarkan imbauan tegas agar para pendukung tidak melakukan konvoi ugal-ugalan setelah pertandingan usai.
Aktivitas nonton bareng (nobar) dipastikan bakal menjamur di berbagai sudut Kota Tasikmalaya seiring dengan krusialnya laga pekan ke-33 ini bagi langkah Pangeran Biru menuju takhta juara.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Haga Deo Harefa, mengingatkan para Bobotoh untuk tetap tertib di jalan raya dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (bising/brong).
"Jelas knalpot brong dilarang, dan tentu harus pakai helm. Mari saling hormati pengendara lain, berikan rasa aman, nyaman, dan tenteram, serta jaga nama baik Kota Tasikmalaya," ujar AKP Haga Deo Harefa, didampingi KBO Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, IPDA Eris Riskiarisandi, Minggu (17/5/2026) dini hari.
Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa dan aksi konvoi liar, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota telah memetakan sejumlah titik rawan yang kerap menjadi pusat keramaian perayaan, salah satunya di sepanjang koridor Jalan KHZ Mustofa.
"Kami juga meminta untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan, patuhi rambu-rambu lalu lintas. Kita siapkan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi hal itu. Kita tahu liga belum selesai, dan Persib juga masih menyisakan laga melawan PSM dan terakhir Persijap, meskipun peluang juara saat ini sangat besar," ungkap Haga saat memberikan keterangan di Pos Polisi Taman Kota.
Pihak kepolisian berharap, setelah peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, para Bobotoh bisa langsung membubarkan diri secara tertib dan kembali ke rumah masing-masing tanpa melakukan selebrasi berlebihan yang dapat merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
"Nobar aman, nyaman, dan tenteram, selesai itu langsung pulang. Kami juga akan memberikan imbauan secara humanis di lapangan. Hargai petugas yang sedang berjaga," pungkasnya.