Jadwal SIM Keliling Polres Tasikmalaya Kota Hari Ini, Kamis, 3 September 2026
Program SIM keliling menjadi salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah dijangkau.
Disarankan:
Asep Saepulloh resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026-2031, Rabu (2/9/2026).
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Persaingan menuju kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 semakin ramai. Asep Saepulloh resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Rabu (2/9/2026) sore.
Penyerahan berkas tersebut dilakukan kepada panitia Musyawarah Kota (Mukota) ke-V KADIN Kota Tasikmalaya setelah sebelumnya Asep mengambil formulir pendaftaran.
Asep yang sebelumnya dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KADIN Kota Tasikmalaya mengatakan, keputusannya untuk kembali maju bukan semata-mata mengejar posisi atau jabatan.
Menurutnya, pencalonan tersebut merupakan bagian dari keinginannya untuk terus memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia usaha di Kota Tasikmalaya, terutama dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Asep mengungkapkan, salah satu hal yang membuat dirinya merasa bahagia selama berkecimpung di KADIN adalah ketika dapat membantu pelaku usaha memperoleh akses yang sebelumnya sulit mereka jangkau.
Akses tersebut, kata dia, mencakup permodalan, pemasaran, jaringan usaha hingga berbagai kesempatan yang dapat mendukung perkembangan bisnis para pelaku UMKM.
"Alhamdulillah ketika saya bisa memberikan fasilitas atau memfasilitasi teman-teman untuk mendapatkan kesempatan, baik itu kesempatan akses permodalan, pemasaran, peran, maupun jaringan dan lain sebagainya. Ketika ada yang merasakan manfaatnya, itu kebahagiaan yang saya rasakan," ujar Asep.
Ia memastikan semangat tersebut akan tetap dilanjutkan apabila dirinya kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin KADIN Kota Tasikmalaya. "Dan itu akan diteruskan. Insyaallah," katanya.
Asep menyebut, selama masa kepengurusan KADIN Kota Tasikmalaya periode 2021-2026, dirinya bersama jajaran pengurus telah berusaha menjalankan berbagai program dan memberikan kontribusi bagi dunia usaha.
Namun, ia mengakui masih terdapat berbagai keterbatasan sehingga kebermanfaatan program tersebut perlu diperluas pada periode mendatang.
Jika mendapatkan amanah memimpin KADIN Kota Tasikmalaya untuk periode 2026-2031, Asep menegaskan tidak ingin mengabaikan program yang sudah berjalan.
Sebaliknya, program yang telah dilakukan akan menjadi pijakan untuk dikembangkan, baik dari sisi cakupan maupun kualitas.
"Tentu kami ingin memperluas dan memperbanyak kebermanfaatannya seperti itu jika memang takdirnya kita diberikan kesempatan," jelasnya.
Asep juga membuka ruang bagi hadirnya pengurus baru dengan berbagai latar belakang kompetensi. Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki keahlian sesuai bidang masing-masing akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja organisasi.
"Yang akan kami tawarkan tentu adalah memperluas dan memperbanyak kebermanfaatan yang sudah pernah kita lakukan. Bisa jadi banyak pengurus-pengurus baru sesuai dengan kompetensinya yang ikut mewarnai di kepengurusan ke depan," kata Asep.
"Sehingga apa yang sudah kami lakukan itu bisa ditambah, ditingkatkan skalanya maupun kualitasnya," lanjutnya.
Dengan konsep tersebut, Asep berharap KADIN tidak hanya hadir sebagai organisasi dunia usaha, tetapi juga mampu menjadi wadah yang benar-benar memberikan manfaat bagi para pengusaha, khususnya pelaku UMKM di Kota Tasikmalaya.
Terkait munculnya dua kandidat lain dalam bursa pencalonan Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep menyambutnya secara positif.
Ia menilai kehadiran sejumlah kandidat justru dapat membuat proses pemilihan menjadi lebih dinamis. Asep juga menyebut kedua pesaingnya merupakan kader terbaik dari kalangan dunia usaha di Kota Tasikmalaya.
"Saya menyambut baik dan bahagia. Kenapa? Karena dua rekan saya merupakan kader terbaik di Kota Tasikmalaya khususnya di dunia usaha. Secara kompetensi beliau-beliau tentu sudah tidak diragukan," bebernya.
Ia berharap seluruh rangkaian Mukota ke-V KADIN Kota Tasikmalaya dapat berjalan secara sehat, demokratis dan tetap menjaga hubungan baik antarpelaku usaha.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Mukota ke-V KADIN Kota Tasikmalaya, Abdullah Muzzaki, mengatakan setelah seluruh bakal calon menyerahkan berkas pendaftaran, panitia akan melakukan proses verifikasi.
Selain verifikasi, panitia juga akan melakukan asistensi sebelum seluruh hasilnya diserahkan kepada KADIN Jawa Barat.
"Setelah semuanya oke, baru nanti kita umumkan jumlah peserta dan nama-nama bakal calon, nanti kalau sudah terverifikasi jadi calon," ucap Muzakki.
Ia menjelaskan, terdapat ketentuan bagi anggota KADIN yang ingin menjadi peserta Mukota. Salah satunya harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) KADIN dan melakukan pendaftaran kepada panitia.
Dengan demikian, kepemilikan KTA saja tidak otomatis membuat seseorang dapat mengikuti Mukota sebagai peserta apabila tidak melakukan proses pendaftaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
"Kalaupun mereka punya KTA tapi tidak mendaftarkan, tidak mengembalikan formulir pendaftaran anggota sebagai peserta juga tidak bisa ikut," tuturnya.
Muzakki menyampaikan, Musyawarah Kota (Mukota) ke-V KADIN Kota Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2026.
Pelaksanaan Mukota akan digelar di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya. Agenda tersebut nantinya menjadi tahapan penting untuk menentukan Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026-2031.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Mukota, proses verifikasi bakal calon dan peserta menjadi bagian penting yang tengah dipersiapkan panitia.
Persaingan di antara para kandidat pun diprediksi semakin menarik, terlebih masing-masing membawa gagasan dan visi untuk mendorong kemajuan dunia usaha di Kota Tasikmalaya.
Bagi Asep Saepulloh sendiri, pencalonan tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan kontribusi yang selama ini telah dilakukan sekaligus memperluas manfaat KADIN bagi pelaku usaha.
Fokus pada penguatan akses permodalan, pemasaran, jaringan dan pengembangan kapasitas UMKM menjadi salah satu gagasan yang ia tawarkan apabila kembali mendapatkan amanah memimpin KADIN Kota Tasikmalaya.
Program SIM keliling menjadi salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah dijangkau.
Kehadiran layanan samsat keliling ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan pajak kendaraan langsung ke masyarakat.
Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan selamat di sebuah rumah kosong di Perum Mutiara Citra, Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (2/9/2026) siang.