Ikuti Kami :

Disarankan:

Asyik Berenang Bersama Rekannya, Bocah 4 Tahun di Kota Banjar Tewas Tenggelam di Sungai Ciseel

Selasa, 01 September 2026 | 17:37 WIB
Asyik Berenang Bersama Rekannya, Bocah 4 Tahun di Kota Banjar Tewas Tenggelam di Sungai Ciseel
Asyik Berenang Bersama Rekannya, Bocah 4 Tahun di Kota Banjar Tewas Tenggelam di Sungai Ciseel.

Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun warga Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar tewas tenggelam di Sungai Ciseel saat berenang bersama rekan-rekannya, Selasa (1/9/2026).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Musibah melanda warga Dusun Sukamulya RT 07 RW 02, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Seorang bocah perempuan berusia empat tahun ditemukan tewas tenggelam saat berenang bersama rekannya di Sungai Ciseel, Selasa (1/9/2026).

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui setelah salah seorang rekan korban berlari memberitahukan kejadian itu kepada pihak keluarga dan warga sekitar.

Salah seorang warga setempat, Hadi Suseno, menyampaikan bahwa dirinya bersama orang tua korban dan warga langsung bergegas ke lokasi kejadian begitu menerima informasi tersebut.

"Anak saya berlarian berniat memberitahukannya kepada orang tua. Saya bersama warga langsung ke tempat kejadian," ujar Hadi, Selasa (1/9/2026).

Setibanya di lokasi, korban ditemukan sudah dalam kondisi mengambang di aliran sungai. Petugas dan warga segera mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan memastikan kondisinya.

"Begitu ditemukan langsung saya angkat dan dibawa ke puskesmas," ungkap Hadi.

Hadi menjelaskan, insiden bermula saat korban berenang di Sungai Ciseel bersama kakaknya dan dua bocah lainnya. Namun, korban berenang ke area aliran sungai yang lebih dalam, sementara tiga anak lainnya berada di titik yang dangkal.

"Empat anak berenang bersama, tapi satu anak berenang di tempat yang dalam dan tiga lainnya lebih dangkal," pungkasnya.

Tim Inafis Polres Banjar bersama jajaran Polsek Pataruman telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Usai dipulasara di rumah duka, jenazah korban langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Peristiwa ini menjadi imbauan penting bagi para orang tua agar senantiasa meningkatkan pengawasan saat anak-anak beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement