Ikuti Kami :

Disarankan:

Dari Tasikmalaya untuk Pontren Hamalatul Quran Putri di Sukoharjo, Ratusan Santri dan Ulama Gelar Aksi Solidaritas di Taman Kota

Jumat, 06 November 2026 | 16:28 WIB
Dari Tasikmalaya untuk Pontren Hamalatul Quran Putri di Sukoharjo, Ratusan Santri dan Ulama Gelar Aksi Solidaritas di Taman Kota
Dari Tasikmalaya untuk Pontren Hamalatul Quran Putri di Sukoharjo, Ratusan Santri dan Ulama Gelar Aksi Solidaritas di Taman Kota. Foto: Kristian.

Ratusan santri dan ulama Kota Tasikmalaya menggelar aksi solidaritas di Jalan HZ Mustofa kawal penggerebekan pesantren Sukoharjo dan suarakan zero miras, Jumat (6/11/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Ruas Jalan HZ Mustofa di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya dipadati ratusan santri dan ulama, Jumat (6/11/2026) siang. Massa berkumpul menggelar aksi solidaritas menyikapi insiden yang menimpa santriwati pondok pesantren di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Aksi damai ini dipicu oleh peristiwa penggerebekan pondok pesantren putri di Sukoharjo oleh jajaran Polres Sukoharjo beberapa waktu lalu. Massa menilai tindakan aparat dalam peristiwa tersebut melukai perasaan umat Islam dan mendesak agar diusut secara tuntas.

Dalam orasinya, Ketua DPW Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tasikmalaya, KH Muhammad Yanyan Al Bayani, menegaskan bahwa kehadiran massa di jalanan bukan sekadar aksi unjuk rasa biasa, melainkan bentuk nyata kepedulian antar sesama saudara seiman.

"Kami di sini tidak hanya bersolidaritas untuk saudara kita di Sukoharjo, tapi juga mengawal kasus dugaan penyadapan yang dilakukan mantan Kapolri terhadap Presiden Prabowo Subianto," teriak Yanyan di atas mobil komando, Jumat (6/11/2026).

Pimpinan Pontren Miftahul Huda Jarnuziyyah tersebut menyerukan agar seluruh elemen santri dan ulama di Tasikmalaya tidak tinggal diam menyaksikan peristiwa yang terjadi di Sukoharjo.

"Mereka itu saudara kita. Wajib kita bantu kawal kasusnya sampai tuntas. Kami minta kepada Bapak Kapolri, bukan hanya Kapolres Sukoharjo, Kapolda Jawa Tengah juga harus dicopot dari jabatan. Takbir, AllahuAkbar," tegasnya.

Desak Pemberantasan Miras di Tasikmalaya dan Pengawasan Ketat

Tuntutan senada juga disampaikan oleh Ketua Al Mumtaz Kota Tasikmalaya, Ustaz Hilmi Afwan. Selain mengawal isu penggerebekan pesantren di Sukoharjo, ia turut menyuarakan aspirasi lokal kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.

Hilmi menekankan pentingnya komitmen bersama dalam membebaskan Kota Tasikmalaya dari peredaran minuman keras (miras).

"Aksi ini tidak hanya untuk saudara kita di Jawa Tengah, tapi juga mendesak agar Tasikmalaya bisa zero miras. Peredaran miras harus tuntas sampai ke akar-akarnya," kata Hilmi.

Aksi massa berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan jajaran kepolisian. Usai menyampaikan Orasi secara bergantian di kawasan Taman Kota, ratusan peserta aksi membubarkan diri secara teratur.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin