Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Akibat Tabung Gas Bocor, Stand Kuliner di Pameran TOF Dadaha Tasikmalaya Terbakar

Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:07 WIB
Diduga Akibat Tabung Gas Bocor, Stand Kuliner di Pameran TOF Dadaha Tasikmalaya Terbakar
Diduga Akibat Tabung Gas Bocor, Stand Kuliner di Pameran TOF Dadaha Tasikmalaya Terbakar.

Stand pedagang cimol di pameran Tasik Oktober Festival (TOF) Dadaha terbakar akibat dugaan kebocoran gas (6/10/2026). Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Salah satu stand pedagang di arena pameran Tasik Oktober Festival (TOF) yang berlokasi di area Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, terbakar pada Selasa (6/10/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, lapak yang terbakar merupakan stand milik pedagang makanan olahan cimol. Kebakaran diduga kuat dipicu akibat kebocoran tabung gas elpiji dari area penggorengan.

Pantauan di lokasi sekira pukul 17.26 WIB, konstruksi stand pedagang cimol tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat tersambar si jago merah. Beruntung, kobaran api tidak sampai merembet ke tenant pameran lain setelah para pedagang sekitar bergotong royong memadamkan api secara mandiri.

Salah seorang pedagang sekitar, Sindi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, saat api berkobar, suasana sempat riuh karena para pedagang fokus bahu-membahu melakukan pemadaman awal.

"Cuma kelihatan ada warga yang luka, tapi tidak tahu satu atau dua tangan yang mengalami luka bakar," ujar Sindi saat ditemui di lokasi pameran, Selasa (6/10/2026).

Terpisah, Koordinator Lapangan (Korlap) Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, menuturkan bahwa Mako Damkar menerima laporan darurat kebakaran tersebut sekira pukul 16.47 WIB.

"Diduga kuat akibat gas bocor. Kami terima laporan pukul 16.47 WIB. Pada saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah berhasil dipadamkan oleh warga dan pedagang sekitar," ungkap Hendrik.

Ia menambahkan, saat kejadian personel Damkar kebetulan sedang berada di kawasan Dadaha untuk agenda pembersihan shelter. Begitu mendapat laporan, petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan proses pendinginan (cooling down).

"Petugas kami langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, membenarkan adanya korban luka ringan akibat tersambar panas api dalam insiden tersebut.

"Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat satu warga yang mengalami luka ringan akibat terkena hawa panas dan sambaran api," singkat Budi.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement