TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan dan perpisahan 440 siswa kelas 12 SMAN 5 Kota Tasikmalaya yang digelar secara sederhana di lingkungan sekolah, Rabu (6/5/2026) pagi.
Kegiatan bertajuk Graduation of AVENTERA SMAN 5 Tasikmalaya 2026 dengan tema Bentangkan Sayap, Menjemput Cakrawala Baru ini berlangsung khidmat meski tanpa kemewahan.
Acara dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan KCD Wilayah 12, komite sekolah, paguyuban orang tua, guru, hingga unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat.
Sebanyak 440 siswa tahun ajaran 2025–2026 dilepas langsung oleh Kepala Sekolah, Iis Suminar Rahmi. Prosesi pelepasan diwakili oleh dua siswa terbaik yang diiringi penampilan seni tari dan teater, kemudian dilanjutkan dengan sungkeman kepada orang tua, wali kelas, dan kepala sekolah.
Momen tersebut membuat suasana penuh haru, bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata.
Acara dilanjutkan dengan pengumuman siswa berprestasi, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah kepada para lulusan.
Kepala SMAN 5 Kota Tasikmalaya, Iis Suminar Rahmi, menyampaikan bahwa pelepasan tahun ini digelar sederhana sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak dilakukan secara berlebihan.
“Konsepnya memang kesederhanaan dengan memanfaatkan seluruh fasilitas yang ada di sekolah,” ujarnya.
Meski demikian, dukungan dari orang tua siswa tetap terasa. Mereka turut membantu menyiapkan fasilitas seperti panggung, kursi, hingga konsumsi secara sukarela tanpa adanya pungutan dari pihak sekolah.
“Semua bersifat sukarela, tidak ada pungutan. Orang tua ingin anak-anak tetap nyaman saat mengikuti acara,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari total 440 siswa, tingkat kehadiran mencapai 90 persen, dengan beberapa siswa berhalangan hadir karena sakit maupun mengikuti seleksi masuk TNI.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga mengumumkan capaian akademik, di mana sebanyak 84 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Prestasi ini menempatkan SMAN 5 Kota Tasikmalaya di peringkat dua tingkat kota.
Selain itu, sekitar 90 persen lulusan telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara sebagian lainnya telah terserap di dunia kerja.
Untuk menjaga ketertiban, pihak sekolah juga mengantisipasi aksi coret-coret dan konvoi dengan mengumumkan kelulusan secara daring pada Senin (5/5/2026) pukul 16.00 WIB, serta menyiapkan tim pemantau di sejumlah titik.
“Kami ingin memastikan tidak ada euforia berlebihan. Alhamdulillah semuanya berjalan aman,” katanya.
Di akhir acara, Iis berpesan kepada seluruh lulusan agar siap menghadapi tantangan di masa depan dengan bekal karakter dan pengetahuan yang telah diberikan selama di bangku sekolah.
Sementara itu, salah satu siswa, Fadlan Muhammad Saputra, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para guru dan pihak sekolah yang telah membimbingnya. Ia juga mengajak adik kelas untuk terus semangat dalam menimba ilmu.
“Ambil hal-hal baik yang telah kami lakukan, dan tingkatkan lagi ke depannya,” ujarnya.