Ikuti Kami :

Disarankan:

Diserahkan Diky Candra, Sapi Bantuan Presiden Prabowo di Cibeas Dibeli dari Peternak Tasikmalaya

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB
Diserahkan Diky Candra, Sapi Bantuan Presiden Prabowo di Cibeas Dibeli dari Peternak Tasikmalaya
Diserahkan Diky Candra, Sapi Bantuan Presiden Prabowo di Cibeas Dibeli dari Peternak Tasikmalaya. Foto: Kristian.

Warga Kampung Cibeas, Kelurahan Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya mendapatkan berkah luar biasa pada momentum Iduladha tahun ini. Mereka menerima bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi jumbo dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Warga Kampung Cibeas, Kelurahan Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya mendapatkan berkah luar biasa pada momentum Iduladha tahun ini. Mereka menerima bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi jumbo dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sapi berukuran raksasa dengan bobot kurang lebih 1 ton tersebut diserahkan langsung oleh Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, kepada panitia kurban setempat untuk disembelih pada Kamis (28/5/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, atmosfer kebahagiaan menyelimuti warga Kampung Cibeas. Selain sangat antusias menyaksikan prosesi penyembelihan sapi berukuran fantastis bantuan orang nomor satu di Indonesia tersebut, kehadiran figur Plh Wali Kota Diky Candra di tengah pemukiman juga menjadi sukacita tersendiri bagi masyarakat.

Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menegaskan bahwa penyerahan sapi kurban stimulan dari Presiden Prabowo Subianto ini sengaja difokuskan ke klaster wilayah pinggiran yang dinilai masih sangat membutuhkan pasokan daging kurban.

Sebagai perbandingan, jika tahun lalu bantuan serupa ditempatkan di wilayah Urug, maka tahun ini pilihan jatuh ke Kampung Cibeas, Kecamatan Kawalu, atas dasar pertimbangan kuantitas warga penerima manfaat.

"Hari ini penyerahan sapi Pak Prabowo. Saya hanya memerintahkan Plh Sekda dan lain-lain untuk menitikberatkan di daerah-daerah yang memang sangat membutuhkan, seperti Mangkubumi, Kawalu, dan Tamansari," kata Diky Candra kepada awak media di lokasi, Kamis (28/5/2026) pagi.

Diky memaparkan, esensi dari bantuan presiden ini tidak semata-mata bernilai ibadah spiritual semata, melainkan memiliki dampak domino terhadap perputaran roda ekonomi peternakan lokal di daerah.

"Kedua saya sampaikan bahwa sebetulnya apa yang disampaikan Pak Prabowo ini lebih kepada pembiakan ekonomi lokal kewilayahan. Makanya banyak sekali sapi-sapi yang dibelinya dari sini, termasuk sapi yang ini bukan dari Jakarta, tapi dibeli dari peternak orang Tasik," urai Diky mendetail.

Lebih lanjut, Diky memberikan edukasi dan meluruskan persepsi di masyarakat terkait status hakiki dari hewan kurban kiriman istana negara tersebut.

"Jangan salah tafsir bahwa ini kurban Bapak Prabowo. Pak Prabowo membeli untuk pengembangan ekonomi masyarakat dan masyarakat bisa mengarahkan atas nama siapa yang mau kurban," ungkapnya meluruskan.

Diky berharap stimulasi positif dari presiden ini mampu mengetuk pintu hati para kalangan berada (agniya) di Kota Tasikmalaya untuk ikut tergerak menyisihkan harta mereka di lingkungan sekitar.

"Sama seperti Pemda juga, tidak ada anggaran APBD yang diarahkan ke arah sana. Sebetulnya ini harus jadi pancingan bagi para agnia agar bergerak, berkurban bersama masyarakat," pungkas Diky.

Merespons berkah tahunan tersebut, Ketua Panitia Kurban Kampung Cibeas, Opik Taufik Rahman, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan Presiden Prabowo kepada warga kelurahannya.

"Alhamdulillah ini pertama kali kita dapat bantuan dari Pak Presiden. Mungkin ini udah rezekinya warga sini ya dapat bantuan sapi," ungkap Opik penuh haru.

Opik membeberkan, meskipun hewan kurban dipusatkan di Kampung Cibeas, pihak panitia telah berkomitmen agar asas kemanfaatannya bisa dirasakan lebih luas. Distribusi paket daging sapi jumbo ini nantinya akan disalurkan secara merata lintas kampung.

"Ini dibagikan kepada tiga kampung, yaitu Cibeas, Cugelan, Cicau. Total penerima 400," terangnya rinci.

Khusus untuk area domestik Kampung Cibeas yang dihuni oleh 90 Kepala Keluarga (KK), panitia akan menerapkan sistem jemput bola guna menghindari kerumunan antrean. Paket daging akan diantarkan secara langsung mengetuk pintu rumah warga satu per satu (door-to-door).

"Kalau warga yang kurban ada juga. Ada 5 ekor yang kita sembelih," tutup Opik mengakhiri pembicaraan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement