Ikuti Kami :

Disarankan:

Ditemukan Tewas di Kebun, Terduga Pelaku Pembacokan Sekeluarga di Pagerageung Tasikmalaya Diduga Bunuh Diri

Minggu, 20 Juli 2025 | 22:09 WIB
Ditemukan Tewas di Kebun, Terduga Pelaku Pembacokan Sekeluarga di Pagerageung Tasikmalaya Diduga Bunuh Diri
Ditemukan Tewas di Kebun, Terduga Pelaku Pembacokan Sekeluarga di Pagerageung Tasikmalaya Diduga Bunuh Diri. Foto: NewsTasikmalaya.com/Denden.

Pria berinisial A, yang diduga membacok lima anggota keluarga mertuanya di Kampung Ambarayah, Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Ia ditemukan tewas di sebuah kebun di Kampung Ciakar, Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, pada Minggu (20/7/2025) sore.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pria berinisial A, yang diduga membacok lima anggota keluarga mertuanya di Kampung Ambarayah, Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Ia ditemukan tewas di sebuah kebun di Kampung Ciakar, Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, pada Minggu (20/7/2025) sore.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengatakan A diduga mengakhiri hidupnya sendiri setelah melakukan aksinya.

"Korban diduga bunuh diri setelah melakukan aksinya. Jasadnya ditemukan di kebun, oleh warga yang memburu burung," kata Herman saat dikonfirmasi.

Saat ditemukan, ujar Herman, terdapat senjata tajam jenis golok di tubuh korban. Polisi juga menemukan luka sayatan di leher serta bercak darah di tangan korban.

"Pada saat ditemukan, senjata tajam jenis golok ditemukan pada tubuh korban. Kemudian, ditemukan luka sayatan di leher dan darah di tangan korban," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh dokter, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

"Perkiraan pemeriksaan dokter, korban meninggal kurang lebih 24 jam sebelum ditemukan di kebun," jelas Herman.

Jasad A sempat dibawa ke Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya dan telah divisum oleh dokter jaga, dr. Kemala. Rencananya, jenazah akan diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

"Jasad korban sudah divisum oleh dokter jaga RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya, dokter Kemala. Rencananya, jasad korban akan diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara," katanya.

Sebelumnya, peristiwa pembacokan yang diduga dilakukan A terjadi pada Sabtu pagi (19/7/2025). Lima korban, yang terdiri dari istri, anak, kedua mertua, dan seorang ipar, mengalami luka serius. Seluruh korban telah mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan berbeda di wilayah Tasikmalaya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement