Ikuti Kami :

Disarankan:

Diwarnai Aksi WO 10 Cabor, Musorkot Tetapkan Soedrajat Argadireja Jadi Ketua KONI Kota Banjar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:22 WIB
Diwarnai Aksi WO 10 Cabor, Musorkot Tetapkan Soedrajat Argadireja Jadi Ketua KONI Kota Banjar
Diwarnai Aksi WO 10 Cabor, Musorkot Tetapkan Soedrajat Argadireja Jadi Ketua KONI Kota Banjar. Foto: Sukirman.

Musorkot KONI Kota Banjar pada Sabtu (29/8/2026) diwarnai aksi walkout oleh pengurus 10 cabang olahraga akibat dugaan pelanggaran prosedur dan transparansi anggaran.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Banjar diwarnai aksi walkout (WO) oleh pengurus dari 10 cabang olahraga (cabor) pada Sabtu (29/8/2026). Kendati diwarnai dinamika dan pemboikotan sidang, forum tetap berlanjut hingga menetapkan Soedrajat Argadireja sebagai Ketua KONI Kota Banjar periode 2026–2030.

Ketua Cabor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Banjar sekaligus bakal calon Ketua KONI, Asep Saefurrohmat, menjelaskan alasan dirinya bersama sembilan pengurus cabor lain memilih keluar dari ruang sidang. Menurutnya, tahapan Musorkot dinilai cacat prosedural karena diselenggarakan tanpa didahului Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

"Bukan berarti kami tidak menghargai Musorkot. Dari awal kita mengikuti rangkaian yang dianggap cacat prosedural. Tahapan musyawarah ini harus melalui Rakerda, sementara penyelenggaraannya tidak ada sama sekali," tegas Asep, Sabtu (29/8/2026).

Selain persoalan tata tertib, Asep turut mempertanyakan transparansi alokasi anggaran pembinaan atlet. Ia menyebut KONI Kota Banjar telah mencairkan anggaran LKPJ Tahun 2026 dalam dua tahap senilai total Rp250 juta (tahap pertama Rp150 juta dan tahap kedua Rp100 juta), namun belum diterima oleh pihak cabor.

Dukungan aksi WO juga disampaikan Ketua Perbasi Kota Banjar, Kiki Ferdiansyah, yang menekankan pentingnya keterbukaan tata kelola keuangan demi kemajuan olahraga daerah.

Menanggapi gejolak tersebut, Kabid Organisasi KONI Jawa Barat, Dwi Putro Aris Wibowo, menyatakan bahwa seluruh dinamika dan berkas Musorkot akan dikaji secara mendalam oleh tim hukum dan organisasi KONI Jabar sebelum Surat Keputusan (SK) penerbitan kepengurusan dikeluarkan.

"Terkait ini sah atau tidak sah, kami yang hadir di sini tidak bisa memutuskan. Kami akan bawa ini ke KONI Jabar agar dikaji oleh bidang organisasi dan hukum. Keputusannya nanti melalui SK yang dikeluarkan KONI Jabar," terang Dwi.

Di sisi lain, Ketua KONI Kota Banjar terpilih, Soedrajat Argadireja, menganggap aksi walkout tersebut sebagai bagian dari dinamika berorganisasi yang wajar selama masih dalam koridor korektif dan membangun. Ia optimistis penetapan dirinya telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Saya pikir ini bagus untuk tumbuh dan berkembangnya organisasi, selama ada dalam koridor substansial dan korektif membangun. Kita juga punya alasan serta mekanisme yang telah ditempuh," ujar pria yang akrab disapa Ajat tersebut.

Meski memilih aksi walkout, para pengurus 10 cabor tersebut menegaskan tetap berkomitmen untuk terus membina dan memajukan prestasi olahraga di Kota Banjar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement