Ikuti Kami :

Disarankan:

Dorong Batik Sukapura Go International, Carnival Batik Festival Meriahkan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tasikmalaya

Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:02 WIB
Dorong Batik Sukapura Go International, Carnival Batik Festival Meriahkan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tasikmalaya
Dorong Batik Sukapura Go International, Carnival Batik Festival Meriahkan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Kristian.

Sukapura International Batik Festival sukses memeriahkan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tasikmalaya di Gebu, Jumat (24/7/2026) malam, sebagai langkah mempromosikan Batik Sukapura ke tingkat global.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Gelaran Sukapura International Batik Festival berlangsung semarak dalam menyemarakkan malam puncak rangkaian Peringatan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (24/7/2026) malam.

Perhelatan yang dipusatkan di halaman Gedung Bupati (Gebu) Tasikmalaya, Singaparna, tersebut diikuti oleh jajaran kontingen dari 39 kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, hingga berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, para peserta dari tiap kontingen tampil memukau mengenakan busana kreasi berbahan dasar Batik Sukapura serta beragam kostum unik nan megah. Sambil melintas di jalur parade, para peserta melambaikan tangan serta memberikan penghormatan kepada Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi, dan jajaran unsur Forkopimda yang berada di panggung kehormatan.

Tak hanya unjuk kebolehan berbusana batik, kontingen dari 39 kecamatan juga menyerahkan aneka cenderamata berupa kuliner dan hasil kerajinan olahan lokal khas daerah masing-masing kepada jajaran pimpinan daerah. Berbagai atraksi seni tradisional dan pertunjukan budaya turut disuguhkan di hadapan para pejabat dan ribuan warga yang memadati kawasan Gebu.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan rasa bahagia dan bangganya menyaksikan antusiasme masyarakat yang melimpah ruah menyaksikan parade carnival dari awal hingga akhir. Ia menjelaskan bahwa konsep peringatan Hari Jadi tahun ini dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diwarnai oleh pawai jempana hasil pertanian.

"Mengingat saat ini kita sedang memasuki musim kemarau, maka tema perayaan tahun ini kita alihkan untuk menonjolkan kekhasan dan identitas Tasikmalaya, yaitu Batik Sukapura. Alhamdulillah, para peserta tampil sangat ceria dan masyarakat pun begitu antusias," ujar Cecep.

Cecep menegaskan, penggunaan busana Batik Sukapura secara masif dalam ajang ini merupakan bagian dari strategi kampanye untuk mempromosikan warisan wastra Nusantara asal Tasikmalaya ke kancah mancanegara.

"Kita ingin masyarakat Tasikmalaya bangga memakai produk lokalnya sendiri. Saya pribadi dalam agenda-agenda formal selalu mengenakan Batik Sukapura. Begitu pula dengan produk batik sulam maupun tenun buatan Sukaresik, semuanya terus kita kembangkan dan kampanyekan di tingkat lokal, nasional, hingga global," tuturnya.

Melalui festival ini, Pemkab Tasikmalaya berkomitmen untuk terus mendampingi para pengrajin dan pelaku UMKM sektor ekonomi kreatif agar mampu tumbuh, naik kelas, serta memiliki daya saing tinggi di pasar Internasional.

"Tujuannya tidak lain adalah memberikan support penuh bagi UMKM lokal agar terus berkembang dan siap menjadi bagian dari rantai ekonomi dunia. Semoga ini menjadi pijakan kuat Kabupaten Tasikmalaya di usianya yang ke-394 untuk melangkah ke panggung internasional," pungkas Cecep.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement