Ikuti Kami :

Disarankan:

Dua Mesin Traktor Hilang Dalam Semalam di Tengah Sawah, Petani di Banjar Merugi

Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB
Dua Mesin Traktor Hilang Dalam Semalam di Tengah Sawah, Petani di Banjar Merugi
Dua Mesin Traktor Hilang Dalam Semalam di Tengah Sawah, Petani di Banjar Merugi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

Dua unit mesin traktor milik petani dan Kelompok Tani Sri Murni di Bojongkantong Banjar raib dicuri di tengah sawah, Sabtu (7/11/2026) dini hari.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Dua unit mesin traktor milik petani dilaporkan raib digondol kawanan pencuri saat terparkir di area persawahan Lingkungan Bojongsari, RT 002/RW 004, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Sabtu (7/11/2026). Peristiwa pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Dua mesin yang digondol pelaku masing-masing merupakan milik Kelompok Tani Sri Murni serta milik pribadi warga setempat. Kedua unit mesin tersebut sengaja ditempatkan di tengah area persawahan lantaran tengah dipergunakan untuk mengolah lahan pertanian musim tanam.

Salah seorang operator traktor, Daswadi, menuturkan bahwa alat pertanian tersebut memang biasa ditinggalkan di area persawahan karena ukurannya yang besar serta rumit jika harus dipindahkan ke rumah setiap kali selesai mengolah tanah.

Daswadi mengaku sempat mengontrol lokasi sekitar pukul 01.00 WIB dan memastikan keberadaan kedua unit mesin masih utuh di tempatnya.

"Jam satu saya patroli, masih ada. Saya lihat dari sini pakai senter ke arah sawah, mesinnya masih terlihat," ujar Daswadi, Sabtu (7/11/2026).

Namun, saat dicek kembali sekitar pukul 03.00 WIB, kedua unit mesin penggerak traktor tersebut telah hilang dari dudukan baknya. Kawanan pelaku diduga melancarkan aksinya dengan melepas paksa baut pengikat mesin.

Daswadi memperkirakan aksi pencurian ini dilakoni oleh lebih dari satu orang mengingat bobot mesin yang amat berat dan tidak mungkin diangkat secara perorangan.

"Kalau sendiri tidak bisa, karena mesinnya besar. Kemungkinan lebih dari satu orang," kata Daswadi.

Daswadi menambahkan, insiden kemalingan ini merupakan pengalaman pahit pertama yang dialaminya sepanjang kurun waktu hampir 25 tahun berkiprah sebagai petani penggarap sawah menggunakan mesin traktor.

Akibat hilangnya dua unit mesin penggerak utama tersebut, aktivitas pengolahan lahan pertanian di kawasan Kelurahan Bojongkantong menjadi terkendala. Para petani setempat kini terpaksa memutar otak mencari alternatif lain, termasuk memperbaiki mesin lama agar penggarapan sawah tidak mangkrak.

Peristiwa kehilangan ini telah secara resmi dilaporkan kepada jajaran kepolisian sektor setempat pada pukul 06.30 WIB. Para petani berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini, menangkap para pelaku, serta mengembalikan mesin traktor yang hilang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin