Ikuti Kami :

Disarankan:

Dua Pelajar SMK di Tasikmalaya Jadi Korban Dugaan Geng Motor, Diky Candra: Pemkot Akan Dampingi Korban

Senin, 15 Desember 2025 | 10:29 WIB
Dua Pelajar SMK di Tasikmalaya Jadi Korban Dugaan Geng Motor, Diky Candra: Pemkot Akan Dampingi Korban
Dua Pelajar SMK di Tasikmalaya Jadi Korban Dugaan Geng Motor, Diky Candra: Pemkot Akan Dampingi Korban. Foto: Tian K.

Dua remaja pria asal Kota Tasikmalaya berusia 17 tahun diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan anggota geng motor, pada Sabtu (13/12/2025). Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka serius.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Dua remaja pria asal Kota Tasikmalaya berusia 17 tahun diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan anggota geng motor, pada Sabtu (13/12/2025). Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka serius.

Kedua remaja yang berstatus pelajar SMK itu masing-masing berasal dari Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Kawalu. Peristiwa pengeroyokan terjadi di Jalan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Usai kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya dijadwalkan menjalani tindakan operasi pada Senin (15/12/2025).

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengaku prihatin atas kembali terjadinya aksi kekerasan yang melibatkan geng motor hingga mengakibatkan pelajar mengalami luka berat.

“Saya baru menerima informasinya dan akan segera kami koordinasikan. Secara makro, ini kembali menegaskan perlunya upaya pencegahan yang lebih kreatif dan menyentuh akar persoalan,” ujar Diky di Balai Kota Tasikmalaya, Senin pagi.

Diky menegaskan, persoalan geng motor harus menjadi perhatian bersama, tidak hanya melalui penindakan di lapangan, tetapi juga melalui upaya pembenahan dari hulu.

“Kalau hanya sweeping, itu penyelesaian di hilir dan sering terkendala. Yang harus kita benahi adalah dari hulunya agar persoalan ini tidak terus berulang,” katanya.

Ia juga memastikan Pemerintah Kota Tasikmalaya akan hadir untuk mendampingi para korban yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Untuk korban, tentu akan kami cek dan koordinasikan dengan dinas terkait terkait langkah yang bisa dilakukan pemerintah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Diky mengimbau para remaja yang terlibat dalam geng motor agar menghentikan aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan masyarakat.

“Ini demi masa depan Kota Tasikmalaya. Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang kreativitas yang positif, saling bersatu, dan berkontribusi secara baik,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement