Ikuti Kami :

Disarankan:

2 Kebakaran Lahan Terjadi dalam Semalam di Kota Tasikmalaya, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:34 WIB
2 Kebakaran Lahan Terjadi dalam Semalam di Kota Tasikmalaya, Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Petugas Damkar Kota Tasikmalaya melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bungursari, Selasa (11/8/2026) malam. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa

Kedua peristiwa diduga dipicu oleh pembakaran sampah dan daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dua peristiwa kebakaran lahan terjadi dalam waktu berdekatan di wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Selasa (11/8/2026) malam. Beruntung, kedua kejadian tersebut dapat segera ditangani petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya sehingga tidak meluas ke area permukiman warga.

Kebakaran pertama terjadi di kawasan Gunung Mareme, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran daun-daun kering dan sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Warga yang melihat kobaran api mulai membesar langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Kota Tasikmalaya. Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke area yang lebih luas.

Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau membuat api cepat menyebar sehingga diperlukan penanganan cepat dari petugas.

“Lahan yang terbakar merupakan area kering. Dugaan sementara penyebabnya karena pembakaran dedaunan kering. Alhamdulillah api dapat segera kami tangani sehingga tidak meluas,” ujar Hendrik, Rabu (12/8/2026).

Kebakaran Kedua Terjadi di Jalan Letnan Harun

Tak lama setelah kebakaran pertama berhasil dikendalikan, petugas Damkar kembali menerima laporan kebakaran lahan dan tumpukan sampah di Jalan Letnan Harun, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut keterangan pelapor, api juga diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala. Melihat api semakin membesar, warga yang berada di sekitar lokasi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

“Berdasarkan informasi dari pelapor, api berasal dari pembakaran sampah di lokasi yang ditinggalkan begitu saja. Karena khawatir api semakin membesar, warga segera melapor kepada petugas Damkar untuk dilakukan penanganan,” kata Hendrik.

Warga Diminta Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Meningkatnya kasus kebakaran lahan selama musim kemarau menjadi perhatian serius bagi petugas pemadam kebakaran. Kondisi cuaca panas dan lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun dedaunan kering secara sembarangan, terutama di area terbuka yang dekat dengan lahan kosong dan vegetasi kering.

Selain itu, warga juga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan maupun permukiman di sekitarnya.

Dengan respons cepat petugas Damkar Kota Tasikmalaya, kedua kebakaran yang terjadi dalam semalam tersebut berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan yang lebih luas.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement