TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah alat berat jenis eskavator terbakar di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir, Kota Tasikmalaya, pada Selasa (25/8/2026) dini hari.
Berkat respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area tumpukan sampah yang berpotensi memicu kebakaran lebih besar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kebakaran sempat menimbulkan kekhawatiran karena api dari eskavator mulai merembet ke sampah yang berada di sekitar lokasi.
Korlap Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 01.00 WIB dan langsung mengerahkan petugas menuju lokasi lima menit kemudian.
Menurut Hendrik, informasi awal diperoleh dari petugas keamanan TPA yang sedang melakukan patroli rutin. Saat itu, api sudah terlihat membesar di area alat berat sehingga dikhawatirkan akan menjalar ke tumpukan sampah di sekitarnya.
“Berdasarkan keterangan pelapor, saat petugas keamanan melakukan patroli rutin, api sudah terlihat besar di area eskavator. Karena khawatir kebakaran semakin meluas, mereka segera menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya,” ujar Hendrik.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.35 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Fokus utama penanganan adalah mencegah api menyebar ke area sampah yang mudah terbakar, mengingat kondisi tumpukan sampah dapat mempercepat penyebaran api apabila tidak segera dikendalikan.
“Objek yang terbakar adalah satu unit eskavator dan sempat merembet ke sampah di sekitarnya,” kata Hendrik.
Api Berhasil Dikendalikan dalam Waktu Sekitar 1,5 Jam
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 01.40 WIB. Petugas berjibaku memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Berkat koordinasi yang baik antara petugas Damkar dan tim pendukung di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 WIB.
“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke area tumpukan sampah yang lebih besar,” ungkap Hendrik.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kota Tasikmalaya juga mendapat bantuan satu unit mobil tangki air milik BPBD Kota Tasikmalaya untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.
Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran eskavator tersebut masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut untuk mengetahui faktor pemicu terjadinya kebakaran.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.
Damkar Kota Tasikmalaya memastikan seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku guna mencegah risiko kebakaran lebih besar di kawasan TPA.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap alat berat yang beroperasi di area berisiko tinggi seperti tempat pembuangan sampah. Kondisi lingkungan yang dipenuhi material mudah terbakar membuat potensi kebakaran harus diantisipasi sejak dini.
Dengan keberhasilan pemadaman yang cepat, kebakaran di TPA Ciangir tidak berkembang menjadi insiden yang lebih besar dan aktivitas di kawasan tersebut dapat kembali berjalan normal.