Ikuti Kami :

Disarankan:

Geger! Pedagang Bakso di Cieunteung Tasikmalaya Diduga Dianiaya dan Diculik Sekelompok Remaja di Depan Anak Istri

Minggu, 19 April 2026 | 22:03 WIB
Watermark
Geger! Pedagang Bakso di Cieunteung Tasikmalaya Diduga Dianiaya dan Diculik Sekelompok Remaja di Depan Anak Istri. Foto: Kristian.

Warga Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan aksi dugaan penganiayaan dan penculikan yang menimpa seorang pedagang Bakso Solo "Mas Suparno", Minggu (19/4/2026) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan aksi dugaan penganiayaan dan penculikan yang menimpa seorang pedagang Bakso Solo "Mas Suparno", Minggu (19/4/2026) malam.

Korban yang diketahui bernama Sutarno (48) dilaporkan dibawa paksa oleh sekelompok remaja setelah sebelumnya mengalami kekerasan fisik di lokasi berjualannya. Pantauan di lokasi, ratusan warga tampak berkerumun di sekitar warung bakso nomor 30 tersebut untuk mencari tahu kondisi korban.

 

Kronologi Kejadian: Berawal dari Ketidaksengajaan

Istri korban, Winarti, menceritakan bahwa peristiwa memilukan ini bermula saat suaminya sedang melayani pelanggan pada waktu Magrib. Saat itu, datang sepasang pria dan wanita untuk membeli bakso.

"Kejadian bermula pas Magrib. Ada cewek-cowok yang beli, nah si cewek kesenggol dadanya (oleh korban) tanpa sengaja saat melayani. Ceweknya tidak terima, cowoknya juga marah-marah," ujar Winarti dengan nada gemetar di lokasi kejadian.

Setelah perselisihan tersebut, pasangan itu pergi dari lokasi. Namun, suasana mencekam terjadi saat waktu Isya tiba. Sekelompok remaja yang menggunakan empat unit sepeda motor mendatangi warung bakso tersebut.

 

Dianiaya di Depan Anak dan Istri

Tanpa banyak bicara, kelompok remaja tersebut langsung melakukan tindakan anarkis terhadap Sutarno. Aksi keji ini disaksikan langsung oleh kedua anak korban yang masih berusia 16 tahun dan 10 tahun.

"Si emas (Sutarno) dipukul kepalanya, kemudian dijedotkan ke gerobak. Kondisinya lemas, jalannya loyo karena ditendang-tendang oleh para pelaku yang usianya masih remaja tanggung," tutur Winarti.

Tidak hanya menganiaya, kelompok tersebut juga membawa paksa Sutarno bersama keponakannya yang berusia sekitar 25 tahun. Warga sekitar tidak sempat melerai karena kejadian berlangsung sangat cepat dan pelaku langsung memacu kendaraan mereka membawa korban.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Cihideung bersama Satuan Samapta dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota segera terjun ke lokasi kejadian.

Petugas langsung mengamankan area warung bakso, memintai keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan berupaya melacak keberadaan korban.

Keluarga berharap Sutarno dan keponakannya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan para pelaku dapat diproses secara hukum atas tindakan main hakim sendiri tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement