Polisi Ungkap Motif Tiga Pelaku Penganiayaan Anak Pung hingga Tewas di Ciawi Tasikmalaya
Polisi mengungkap motif sementara kasus penganiayaan yang menewaskan seorang anak punk di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Disarankan:
Mayat pria tersebut diketahui merupakan karyawan pabrik tembakau berinisial AS, warga Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Warga Jalan Selakaso No. 38, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan mayat di gudang dan pabrik tembakau milik Watma Sobandi, Rabu (5/8/2026) sekira pukul 06.45 WIB.
Mayat pria tersebut diketahui merupakan karyawan pabrik tembakau berinisial AS, warga Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.
Jenazah korban kali pertama ditemukan oleh rekan kerjanya, Juju Junaedi. Saat ditemukan, jenazah korban dalam kondisi tergantung dengan kain sarung melilit di leher.
Melihat kondisi korban tersebut, saksi kemudian memberitahu rekan-rekan kerjanya yang lain dan melaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto melalui Pamapta I Ipda Jonih Jonansyah membenarkan adanya penemuan mayat di Jalan Selakaso.
"Benar, kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada penemuan mayat. Kami langsung cek ke lokasi," ungkap Ipda Joni.
Menurut Joni, pihaknya bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung melakukan olah TKP.
"Sejauh ini hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Joni.
Jenazah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya guna kepentingan penyelidikan dan visum.
Polisi mengungkap motif sementara kasus penganiayaan yang menewaskan seorang anak punk di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Samsat Keliling memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan SWDKLLJ tanpa harus datang ke kantor Samsat.
Layanan yang beroperasi pukul 08.30 hingga 14.00 WIB ini khusus melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.