Ikuti Kami :

Disarankan:

IPSI Cup ke-10 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, 644 Pesilat Berebut Gelar Jawara

Senin, 29 Desember 2025 | 16:22 WIB
IPSI Cup ke-10 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, 644 Pesilat Berebut Gelar Jawara
IPSI Cup ke-10 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, 644 Pesilat Berebut Gelar Jawara. Foto: Tian K.

Ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Barat resmi memulai persaingan dalam Kejuaraan Open Pencak Silat bertajuk "Jawara Tasik". Turnamen dalam rangka Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Cup ke-10 Kota Tasikmalaya ini secara resmi dibuka di GOR Sukapura, Kompleks Olahraga Dadaha, Senin (29/12/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Barat resmi memulai persaingan dalam Kejuaraan Open Pencak Silat bertajuk "Jawara Tasik". Turnamen dalam rangka Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Cup ke-10 Kota Tasikmalaya ini secara resmi dibuka di GOR Sukapura, Kompleks Olahraga Dadaha, Senin (29/12/2025).

Acara dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, ditandai dengan pemukulan gong. Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (29-31/12/2025).

Dalam sambutannya, Diky Candra memuji kualitas para atlet Kota Tasikmalaya yang dinilainya mampu bersaing di level nasional. Ia menyoroti lonjakan prestasi yang signifikan dalam ajang Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

"Satu hal yang luar biasa, informasinya dulu cuma 2 emas, sekarang 8 emas pada ajang BK Porprov, ini sangat luar biasa, atlet Kota Tasikmalaya sangat mempuni," kata Diky kepada wartawan di lokasi.

Ia juga menyambut hangat para peserta yang datang dari luar daerah seperti Ciamis, Sumedang, Pangandaran, serta wilayah Priangan Timur lainnya.

"Sama-sama pejuang untuk daerah masing-masing, buktikan bahwa kalian adalah jawara-jawara yang layak menjadi nomor satu di Jawa Barat," ungkapnya memberi semangat.

Diky, yang memiliki latar belakang sebagai aktor dan pernah memerankan karakter pesilat, sempat bernostalgia mengenai kedekatannya dengan seni bela diri ini. Ia mengaku pernah menjadi guru silat di Kota Tasikmalaya di bawah asuhan Kang Ujang Askan.

"Kalau pernah lihat KKN Desa Penari, mungkin tahu sedikit latar belakangnya. Daya murid di SPS (Sekolah Pencak Silat) yang diajarkan Kang Ujang Askan. Mungkin kalian pernah lihat film The Raid yang menampilkan teknik pencak silat yang menakjubkan, atau karakter Jaka Sembung di film dan sinetron dulu. Hebat kan, pencak silat jadi ikon budaya Indonesia yang dikenal banyak orang," jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kekuatan fisik harus dibarengi dengan kekuatan spiritual. Diky berpesan agar para atlet tidak meninggalkan kewajiban salat lima waktu.

"Jawara silat adalah orang yang tidak pernah meninggalkan salat-siap jadi jawara, siap tidak jadi jawara, ketenangan lahir dari salat," ucapnya.

Di tengah antusiasme kejuaraan, Diky tidak menutup mata terhadap kendala infrastruktur olahraga di Kota Tasikmalaya yang masih terbatas.

"Sarana prasarana sangat menyedihkan, tapi mudah-mudahan tidak mengurangi semangat, kita juga bukan berarti mengabaikan, tetap berjuang dan berusaha untuk bisa, walaupun tidak ideal banget," bebernya.

Ketua IPSI Kota Tasikmalaya, Mohamad Arif Gunawan, ST., M.Si., merinci bahwa kejuaraan tahun ini diikuti oleh 644 atlet. Kompetisi dibagi menjadi lima kategori kelas, yakni Usia Dini 1 dan 2, Pra-Remaja, Remaja, Dewasa, serta kategori Festival Pasang Giri.

"Ada 5 kelas yang diperlombakan, dengan total hadiah Rp 14 juta," ujar Arif.

Arif menegaskan bahwa tujuan utama IPSI Cup adalah menjaring bibit unggul untuk dipersiapkan menuju ajang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat provinsi hingga kancah internasional.

"Saya harap para peserta bisa menunjukkan bakat terbaiknya pada kejuaraan ini, karena dari sini kehebatan merekan akan dilihat untuk nantinya pentas di kejuaraan yang lebih tinggi," pungkasnya.

Pembukaan kejuaraan ini turut dihadiri oleh Ketua KONI Kota Tasikmalaya Anton Suherlan, Kabid Olahraga dan Kepemudaan Disporabudpar Momon, jajaran pengurus IPSI, serta para tokoh dan guru silat se-Kota Tasikmalaya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement