Ikuti Kami :

Disarankan:

Jadi Responden Pertama, Bupati Herdiat Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:25 WIB
Jadi Responden Pertama, Bupati Herdiat Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis
Jadi Responden Pertama, Bupati Herdiat Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama istri menerima kunjungan petugas BPS di Pendopo, Jumat (17/7/2026), untuk disensus dalam agenda Sensus Ekonomi 2026. Herdiat menegaskan data akurat merupakan kunci utama lahirnya kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menunjukkan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan tersebut ditunjukkan dengan menerima langsung kedatangan petugas sensus di Pendopo Bupati Ciamis pada Jumat (17/7/2026), sekaligus berpartisipasi sebagai responden bersama sang istri.

Kehadiran para petugas BPS disambut hangat sebagai bentuk sinergi nyata Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menyukseskan program strategis nasional demi melahirkan basis data ekonomi yang akurat dan kredibel.

Usai menjalani proses wawancara pendataan, Herdiat menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi memegang peranan krusial sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, ketepatan sasaran sebuah kebijakan publik sangat bergantung pada validitas data yang digunakan sebagai rujukan.

"Saya sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi ini karena kita membutuhkan data yang benar-benar akurat. Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik pula," ujar Herdiat di Pendopo.

Ia menilai, data macro yang dihasilkan melalui skema sensus menyeluruh memiliki tingkat presisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode survei acak yang umumnya masih menyisakan batas kesalahan (margin of error). Oleh sebab itu, instansi pemerintah sudah sepatutnya menjadikan produk data BPS sebagai kompas utama pengambilan keputusan.

Herdiat kemudian mencontohkan sengkarut perbedaan data berkait isu stunting yang kerap muncul di berbagai lintas sektoral instansi. Menurutnya, ketidaksamaan basis data berpotensi memicu bias dalam penentuan target sasaran program intervensi maupun penyaluran bantuan sosial pemerintah.

"Kalau datanya berbeda-beda, tentu akan menyulitkan dalam menentukan langkah intervensi. Bahkan bisa berakibat bantuan atau program tidak tepat sasaran. Karena itu, data tunggal yang akurat sangat penting," tegasnya.

Ia menambahkan, selama ini jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis konsisten mengacu pada data yang dirilis oleh BPS karena dinilai memiliki metodologi ilmiah yang jelas, terukur, serta tingkat kredibilitasnya telah teruji.

Lebih jauh, Bupati Herdiat turut mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Ciamis, untuk kooperatif menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026 dengan cara memberikan informasi yang jujur, terbuka, dan sesuai dengan fakta riil di lapangan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat agar mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Berikan data yang sebenarnya kepada petugas agar hasilnya benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi daerah yang sesungguhnya," seru Herdiat.

Sebagai penutup prosesi pendataan, Bupati Herdiat secara simbolis menempelkan stiker resmi Sensus Ekonomi 2026 di area Pendopo. Aksi nyata ini menjadi lecutan semangat sekaligus teladan bagi warga Ciamis untuk ikut berpartisipasi aktif menyukseskan agenda akbar pemetaan ekonomi nasional tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement